Wapenja.com/Banten – Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan speedboat yang membawa lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, Minggu (13/9/2026).
Dalam operasi pencarian hari ini, petugas menemukan sebuah jaket pelampung dan helm di sektor lima pencarian. Lokasi temuan berada di wilayah perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau.
Penemuan dua benda tersebut menjadi bagian dari penyisiran yang terus dilakukan tim SAR untuk mengetahui keberadaan delapan orang yang dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tidak lagi dapat dihubungi.
Meski demikian, petugas belum memastikan apakah jaket pelampung dan helm tersebut benar-benar merupakan perlengkapan dari speedboat yang membawa rombongan jurnalis.
Saat ini, kedua benda masih menjalani proses identifikasi. Tim di lapangan akan mencocokkan temuan tersebut dengan informasi dan perlengkapan yang diketahui berada di dalam speedboat sebelum dinyatakan memiliki keterkaitan dengan insiden tersebut.
Pencarian pun masih terus dilakukan dengan memperluas penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda, termasuk kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR mengerahkan berbagai unsur untuk menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir speedboat tersebut sebelum hilang kontak.
Lima jurnalis dan tiga kru kapal sebelumnya dilaporkan berada dalam satu speedboat untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, komunikasi dengan kapal tersebut kemudian terputus.
Hingga Minggu (13/9/2026), keberadaan seluruh penumpang dan kru masih dalam pencarian. Tim SAR terus mengumpulkan setiap petunjuk yang ditemukan di lapangan, termasuk benda-benda yang diduga berasal dari kapal.
Temuan jaket pelampung dan helm di sektor lima diharapkan dapat membantu petugas mempersempit area pencarian dan mengungkap titik keberadaan speedboat beserta seluruh penumpangnya.
Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, serta perkembangan informasi dari tim di lapangan.












