216 Guru Matematika Subang Ikuti Pelatihan Gasing, Jabar Dorong Pembelajaran Lebih Menyenangkan

Wapenja.com/Subang – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Jawa Barat mulai diperkuat melalui peningkatan kompetensi para guru. Salah satunya dilakukan dengan memberikan pelatihan metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) kepada ratusan guru matematika di Kabupaten Subang.

Pelatihan tersebut berlangsung di SMKN 2 Subang, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan itu diikuti 216 guru matematika.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Telkomsel, dan Gasing Academy. Pelatihan diinisiasi sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan pendekatan pembelajaran matematika yang lebih mudah dipahami sekaligus menarik bagi siswa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong agar metode Gasing dapat menjadi salah satu pendekatan yang membuat matematika tidak lagi dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan.

Ia menyebut pelatihan bagi guru menjadi langkah awal sebelum program tersebut dikembangkan secara lebih luas di wilayah Jawa Barat.

“Pelatihan bagi para guru agar pelajaran matematika dengan metodologi Gasing menjadi pelajaran yang diminati oleh anak-anak sekolah di Jawa Barat,” kata Dedi.

Menurut rencana, pelatihan serupa akan diperluas secara bertahap ke sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Dengan demikian, peningkatan kemampuan guru diharapkan dapat berdampak langsung terhadap proses belajar matematika di sekolah.

Penggagas metode Gasing, Prof. Yohanes Surya, mengatakan pelatihan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan guru dalam menyampaikan materi matematika. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana mengurangi kecemasan siswa ketika berhadapan dengan matematika atau math anxiety.

“Langkah pertama kalau kita lihat selama pelatihan Gasing itu perubahan yang nyata adalah perubahan bagaimana mengatasi math anxiety,” ujar Yohanes.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Didi Sukyadi menuturkan penerapan metode tersebut nantinya perlu dilihat secara menyeluruh. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap proses pembelajaran, tetapi juga terhadap hasil yang dicapai siswa.

Dukungan terhadap program ini turut diberikan Telkomsel. Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan keterlibatan perusahaan dalam pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan sektor pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto turut hadir langsung dalam kegiatan pelatihan yang diikuti ratusan guru tersebut.

Melalui program ini, peningkatan kapasitas guru diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi untuk membangun pembelajaran matematika yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa di Jawa Barat.