Pemkab Lebak Perketat Pengawasan Program Makanan Bergizi Gratis Demi Kualitas Generasi

Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Amir Hamzah.

Wapenja.com/Lebak, Banten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan terhadap program prioritas nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program yang menyasar perbaikan gizi masyarakat ini dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Kabupaten Lebak.

Saat ini, Kabupaten Lebak telah memiliki 149 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif menjalankan program tersebut. Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyoroti bahwa program MBG tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada para pelajar, tetapi juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami tidak ingin para pekerja di SPPG kehilangan harapan mereka hanya karena mitra atau yayasan tidak mematuhi standar kelayakan yang ditetapkan oleh BGN. Oleh karena itu, pengawasan akan terus kami perkuat,” tegas Amir Hamzah.

Lebih lanjut, Amir mengajak seluruh mitra dan yayasan yang terlibat untuk bersinergi dan memberikan kontribusi terbaik demi kesejahteraan anak-anak Indonesia, khususnya di Lebak. “Dengan sinergi dan pengawasan yang solid, kami optimis program MBG dapat berjalan lancar dan optimal, menghasilkan generasi Lebak yang sehat dan unggul,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amir juga mengingatkan kepada seluruh SPPG agar senantiasa mematuhi aturan yang berlaku dan mandiri dalam mengambil keputusan, tanpa bergantung pada pihak eksternal. Ia menambahkan bahwa program MBG masih dalam tahap penyesuaian, sehingga komunikasi dan koordinasi yang intensif antarpihak terkait sangat krusial untuk menghindari kesalahpahaman di lapangan.

“Proses pelaksanaan program ini masih berjalan, sehingga koordinasi yang baik antara SPPG, Satgas, Korwil, dan Korcab sangat diperlukan agar setiap keputusan dan kebijakan dapat dipahami dan dijalankan bersama-sama,” pungkas Amir.