Wapenja.com/Bogor – Jajaran Kepolisian Polsek Ciawi Polres Bogor bersinergi dengan Muspika Kabupaten Bogor dan Muspika Kecamatan Ciawi menggelar panen raya jagung hibrida tahun 2026 secara serentak melalui sarana streaming, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya dalam aspek ketahanan pangan serta peningkatan swasembada pangan bagi masyarakat, terutama para petani. Lokasi kegiatan berpusat di Kampung Turki RT.01/03, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, yang juga menjadi titik terhubung langsung dengan Presiden RI dan Kapolri melalui siaran langsung.
Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana, S.H., M.H., menjelaskan bahwa lokasi ini ditetapkan sebagai pusat sarana pertemuan daring karena lahan seluas 1 hektar yang digunakan merupakan milik pribadi Kepala Desa Cibedug. Kepala desa tersebut juga telah membentuk Kelompok Tani (Poktani) yang telah dibina secara berkelanjutan dalam pengolahan lahan pertanian. Kerja sama antara pihak kepolisian dan kelompok tani ini menegaskan peran Kepolisian Republik Indonesia sebagai penggerak utama program ketahanan pangan melalui penanaman jagung hibrida di setiap wilayah hukum binaannya.
Dalam kegiatan ini, dipaparkan alur pengelolaan hasil panen yang terstruktur. Jagung hibrida tersebut diperkirakan siap dipanen dalam kurun waktu sekitar 120 hari ke depan. Setelah panen, biji jagung akan melalui proses pengeringan hingga kadar air mencapai standar normal 12–14 persen, kemudian diproses menjadi jagung pipil. Hasil produksi nantinya akan diperiksa dan diserahkan ke Bulog dengan harga jual yang mengacu pada ketentuan resmi yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan ini para pejabat Muspika dan jajaran Kecamatan Ciawi, Kasi yang mewakili Camat Ciawi, Sekretaris Desa serta perwakilan Kepala Desa se-Kecamatan Ciawi, beserta anggota Poktani dan warga setempat. Meski sempat diguyur hujan, semangat seluruh peserta tidak luntur.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik dan lancar meski terhalang cuaca hujan. Hal ini tidak mengurangi semangat kita membangun dan meningkatkan kualitas ketahanan pangan nasional, demi keberhasilan para petani di seluruh Indonesia,” ujar AKP Dede Lesmana.
Ia juga menambahkan bahwa program pemerintah ini menjadi wadah persatuan, mempererat kerja sama dan sinergitas yang baik antarberbagai elemen masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 15.00 WIB dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.












