Warga Perbatasan Bogor-Tangerang Akhirnya Nikmati Betonisasi Jalan Setelah 35 Tahun Menanti

Jalan penghubung Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Banten akhirnya diperbaiki melalui proyek betonisasi.

Wapenja.com/Bogor – Setelah sekitar 35 tahun mengalami kerusakan, jalan penghubung Kampung Malahpar, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor dengan Kampung Dangdang, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya direkonstruksi melalui proyek betonisasi pada 2026.

Jalan sepanjang 700 meter dengan lebar 6 meter tersebut merupakan akses strategis yang menghubungkan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang sekaligus menjadi jalur penghubung Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Ketua Forum Masyarakat Desa Sukamulya, Junaedi, menyambut baik realisasi pembangunan yang selama ini diperjuangkan warga melalui berbagai usulan pembangunan.

“Alhamdulillah, akhirnya aspirasi masyarakat Kampung Malahpar dan Desa Sukamulya untuk perbaikan jalan mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).

Kepala Dusun 4 Desa Sukamulya, Ajang, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung hampir 35 tahun sehingga perbaikannya sangat dinantikan masyarakat.

Sementara itu, Camat Rumpin, Icang Aliudin, menjelaskan pembangunan jalan merupakan hasil usulan masyarakat yang diajukan melalui Musrenbang desa, kecamatan, hingga kabupaten sebelum masuk dalam prioritas pembangunan tahun 2026.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut sangat penting untuk menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

Proyek betonisasi ini didanai melalui APBD Kabupaten Bogor dengan nilai lebih dari Rp2,5 miliar. Pekerjaan mencakup rekonstruksi jalan sepanjang 700 meter dengan target penyelesaian selama 75 hari kalender.

Pemerintah berharap pembangunan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan perbatasan yang selama ini kurang mendapat perhatian.