Polisi Amankan Pemuda dan Senjata Tajam, Tawuran di Garut Batal Pecah

Poto instagram @humaspoldajabar.

Wapenja.com/Garut, Senin (8/6/2026) – Aparat kepolisian kembali menunjukkan kesigapan dalam menjaga keamanan wilayah. Satuan Samapta Polres Garut berhasil menggagalkan potensi tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Jalan Cipanas, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (7/6) dini hari.

Kejadian ini berawal dari laporan masyarakat yang resah melihat adanya kerumunan pemuda dengan gelagat mencurigakan. Laporan tersebut segera direspons oleh tim patroli yang sedang bertugas. Setibanya di lokasi, polisi mendapati dua kelompok pemuda yang sudah saling berhadapan dan nyaris terlibat bentrokan. Berkat tindakan cepat, situasi berhasil dikendalikan sebelum berubah menjadi kerusuhan besar yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto, S.H., M.P., menegaskan bahwa enam orang pemuda berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan mereka, polisi menyita satu kapak dan satu pisau yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Dua orang di antaranya, berinisial MM (22) dan RG (20), warga Kecamatan Tarogong Kidul, diduga sebagai pemilik senjata tajam tersebut.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kenakalan remaja yang kerap terjadi di Garut. Kepolisian menekankan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika menemukan indikasi gangguan kamtibmas,” ujar Ardiyanto.

Selain itu, pihak kepolisian menyoroti fenomena meningkatnya keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan jalanan. Tawuran bukan hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban di masyarakat umum. Dengan adanya barang bukti senjata tajam, kasus ini menunjukkan bahwa aksi tawuran bukan sekadar perkelahian biasa, melainkan bisa berkembang menjadi tindak pidana serius.

Polres Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli malam dan memperkuat kerja sama dengan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka tawuran remaja sekaligus menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Garut.