Serang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 42 Universitas Primagraha mengadakan kegiatan sosialisasi penanggulangan limbah organik menjadi pupuk sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah limbah organik serta cara mengolahnya menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman. Selain mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan, pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk juga dapat mendukung pertanian dan penghijauan di lingkungan sekitar.

Selama sosialisasi, peserta diberikan penjelasan mengenai jenis-jenis limbah organik yang dapat diolah, tahapan pembuatan pupuk, serta manfaatnya bagi kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan. Masyarakat juga diajak untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah organik dari rumah sebagai langkah sederhana dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua KKM Kelompok 42 Universitas Primagraha, Hendy Andrian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa limbah organik memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik. Dengan mengolahnya menjadi pupuk, masyarakat tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan tanaman di rumah maupun di lahan pertanian,” ujar Hendy Andrian.
Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 42 Universitas Primagraha berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Red)












