Kapolsek AKP Dede Lesmana Jaya Sosialisasi Anti-Narkoba di SMPN 1 Ciawi: Pendidikan dan Perlindungan Generasi

Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana Jaya, S.H., M.H., saat menyampaikan pemaparan tentang bahaya narkoba bagi generasi muda.(red/ist)

Wapenja.com/Ciawi – Aula SMPN 1 Ciawi, Kabupaten Bogor, dipenuhi suasana serius dan penuh perhatian ketika Kapolsek Ciawi, AKP. Dede Lesmana jaya, S.H., MH., menyampaikan pemaparan tentang bahaya narkoba bagi generasi muda. Kegiatan ini digelar pada Senin (20/7/2026) sebagai bagian dari rangkaian penyambutan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekaligus menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang ancaman narkoba di kalangan remaja.

Acara yang berlangsung di Jalan Veteran 3 ini turut dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Ciawi, Rahmat Padillah, S.Pd., M.M., serta Ketua Komite Sekolah, Syawaludin. Dalam sambutannya, Syawaludin memperkenalkan diri sekaligus memberikan himbauan kepada seluruh siswa baru agar menjauhi narkoba dan fokus pada prestasi akademik maupun non-akademik. Ia menekankan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya diukur dari nilai rapor, tetapi juga dari kemampuan menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan.

436 siswa baru dengan seksama mendengarkan himbauan Kaposek Ciawi agar menjauhi narkoba dan fokus pada prestasi akademik maupun non-akademik. (red/ist)

Kapolsek Dede Lesmana menegaskan bahwa masa remaja adalah fase pertumbuhan yang sangat rentan terhadap pengaruh narkoba. Ia menjelaskan secara rinci bagaimana narkoba dapat merusak sistem saraf, menurunkan konsentrasi belajar, dan menghancurkan masa depan generasi muda. “Narkoba bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Sekali terjerat, sulit untuk keluar,” ujarnya dengan nada tegas, sembari mengingatkan bahwa sindikat narkoba kerap menyasar anak-anak sekolah sebagai target utama.

Kapolsek Ciawi, AKP. Dede Lesmana Jaya, S.H., MH., Kepala SMPN 1 Ciawi, Rahmat Padillah, S.Pd., M.M., serta Ketua Komite Sekolah, Syawaludin. (red/ist)

Pemaparan ini diikuti dengan antusias oleh 436 siswa baru yang hadir. Mereka mendengarkan dengan seksama, beberapa bahkan mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Kepala sekolah Rahmat Padillah menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara pihak sekolah dan kepolisian dalam menjaga lingkungan pendidikan tetap bersih dari narkoba. Ia berharap para siswa dapat menjadikan pesan ini sebagai bekal penting dalam menjalani masa belajar di SMPN 1 Ciawi.

Selain itu, Rahmat menekankan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai benteng moral yang melindungi siswa dari ancaman sosial. “Kami ingin SMPN 1 Ciawi menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang, tanpa bayang-bayang narkoba,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah dan kepolisian berkomitmen untuk terus mengedukasi siswa mengenai bahaya narkoba serta mendorong mereka agar aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan organisasi sekolah. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan perlindungan generasi muda dari ancaman sosial yang nyata.