Wapenja.com/Jakarta – Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang biasanya ramai dengan aktivitas perniagaan, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (9/5/2026). Deretan gedung bertingkat di jalur utama itu dipenuhi barisan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya dengan seragam taktis dan senjata laras panjang, bersiaga penuh mengamankan lokasi.
Kehadiran pasukan elit ini bukan tanpa alasan. Aparat kepolisian baru saja mengendus keberadaan jaringan judi online internasional yang beroperasi secara terselubung di balik ruangan-ruangan kedap suara. Tim penyidik bergerak cepat melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan tumpukan perangkat elektronik, mulai dari komputer server, ponsel, hingga dokumen transaksi.
Barang bukti tersebut diyakini menjadi saksi bisu aliran dana miliaran rupiah yang berputar melalui ruang siber. Polisi menduga jaringan ini memiliki koneksi lintas negara dengan sistem operasi yang rapi dan terstruktur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan, penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya besar memberantas praktik judi online yang meresahkan masyarakat. “Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan siber, apalagi yang melibatkan jaringan internasional,” tegasnya.
Hingga malam, aparat masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah orang yang diamankan di lokasi. Polisi memastikan akan menelusuri lebih jauh aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.












