Ramadan Bukan Sekadar Puasa: Sekdisdik Jabar Dorong Iman Nyata Lewat Aksi Ekologi

Wapenja.com/Bandung – Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kesadaran hidup bersih dan cinta lingkungan. Pesan itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, saat membuka Pesantren Ekologi Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (24/02) di Aula UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Deden menegaskan bahwa ketakwaan kepada Allah SWT tidak cukup diwujudkan lewat salat dan puasa, melainkan harus tercermin dalam kepedulian terhadap bumi. “Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran dan karakter peduli lingkungan sejak dini sebagai bagian dari pendidikan berbasis iman,” ujarnya.

Pesantren Ekologi Ramadan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan praktik menjaga lingkungan. Deden menekankan, nilai tersebut tidak boleh berhenti di bulan Ramadan, melainkan harus berlanjut sepanjang tahun, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.

Program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melahirkan generasi beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam merawat bumi sebagai amanah bersama. Dengan pendekatan inklusif, kegiatan ini mengajak siswa, guru, dan masyarakat untuk menjadikan ibadah Ramadan sebagai titik tolak perubahan perilaku sehari-hari—mulai dari mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan sekolah, hingga menanam pohon sebagai simbol kepedulian.

Acara ini dihadiri oleh Kabid Pembinaan Sekolah Khusus dan Layanan Khusus (PKLK/PKPLK) Ai Nurhasan, Kabid PSMK Edy Purwanto, Kabid PSMA Hj. Iis Rostiasih dan Kabid GTK Firman Oktora.