Hari Pertama MPLS Pancawaluya di SMAN 29 Bandung: Ratusan Siswa Disambut Ceria dan Bermakna

Sumber foto: instagram @sman29bandung

Wapenja.com/BandungHari pertama sekolah selalu menghadirkan cerita unik. Ada siswa yang masih malu-malu, ada pula yang mulai berani menyapa, hingga momen sederhana berkenalan dengan teman baru yang menjadi awal perjalanan seru. Suasana penuh kehangatan itu tampak jelas pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya di SMAN 29 Bandung, Rabu (15/7/2026).

Ratusan siswa angkatan pertama mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung ramah, ceria, dan menyenangkan. Mereka didampingi langsung oleh kepala sekolah, guru, serta mahasiswa peserta Program Probidik GEMA Jawa Barat.

Sumber foto: instagram @sman29bandung

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru dan tenaga kependidikan, mengikuti asesmen awal, serta mendapat pemahaman mengenai pendidikan karakter Pancawaluya. Selain itu, mereka juga diperkenalkan pada konsep deep learning dan wawasan wiyata mandala sebagai landasan pembelajaran di sekolah.

Pada pembukaan MPLS yang digelar serentak di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar hari pertama masuk sekolah, melainkan awal pembentukan karakter pelajar Jawa Barat.

“Melalui nilai-nilai Pancawaluya, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” tegas Dedi dalam sambutan tertulis.

Sumber foto: instagram @sman29bandung

Dengan pendekatan Pancawaluya, SMAN 29 Bandung berkomitmen menjadikan MPLS sebagai pengalaman pertama yang positif, menyenangkan, dan bermakna bagi seluruh siswa baru. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur budaya Jawa Barat.