Wapenja.com/Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmennya terhadap regenerasi tenaga pendidik. Sebanyak 1.147 mahasiswa UPI resmi diterjunkan dalam Program Probidik GEMA Jawa Barat, sebuah inisiatif strategis untuk menjawab tantangan kekurangan guru sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di daerah, Senin (13/07/2026).
Selama enam bulan ke depan, para mahasiswa akan ditempatkan di 364 satuan pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Kehadiran mereka bukan hanya untuk membantu pemenuhan layanan pembelajaran, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter calon pendidik masa depan. Melalui pengalaman nyata di kelas, mahasiswa diharapkan mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta adaptasi sosial yang kelak menjadi bekal penting dalam dunia kerja.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan bahwa program ini bukan sekadar solusi teknis atas kekosongan guru, melainkan juga kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal Jawa Barat lebih luas. “Saatnya memastikan pendidikan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Mahasiswa hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang belajar memahami keragaman budaya, sosial, dan tantangan di daerah,” ujarnya.
Program Probidik GEMA Jabar menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadapi krisis regenerasi guru. Dengan menempatkan mahasiswa di sekolah-sekolah, Jawa Barat berupaya menjadikan transisi generasi pendidik sebagai peluang emas untuk melahirkan tenaga baru yang lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter bangsa.
Kehadiran ribuan mahasiswa ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa pendidikan di Jawa Barat bukan hanya urusan birokrasi, melainkan gerakan bersama demi masa depan generasi muda.












