Kerja Sama Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Biayai Murid di Sekolah Swasta, Solusi Daya Tampung SPMB Jabar 2026

Wapenja.com – Rangkaian pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat (Jabar) jenjang SMA, SMK, dan SLB tahun 2026 resmi dimulai dengan tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Namun, di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri, muncul pertanyaan: bagaimana nasib murid yang tidak diterima di SMA atau SMK negeri? Menjawab hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar telah menyiapkan solusi melalui kerja sama dengan puluhan sekolah swasta. Program ini menghadirkan sekolah gratis bagi calon murid yang belum tertampung di sekolah negeri.

Kepala Disdik Jabar, Purwanto, menekankan bahwa dukungan pembiayaan juga disiapkan khusus bagi keluarga miskin kategori desil 1, 2, dan 3. Bantuan tersebut tidak hanya menutup biaya pendidikan, tetapi juga kebutuhan personal siswa seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah. “Kalau mereka sekolah di swasta, kita biayai. Kalau di negeri kita gratiskan,” ujarnya melalui laman resmi Pemprov Jabar.

Disdik Jabar telah merilis daftar sekolah swasta yang siap menampung calon murid dengan kapasitas tertentu. Berikut beberapa di antaranya:

SMA Swasta:

  1. SMA Islam Terpadu Al-Madinah, Kabupaten Bogor: 64 murid
  2. SMA IT Rahmaniyah, Kabupaten Bogor: 90 murid
  3. SMAS Taman Siswa Bogor Tengah, Kota Bogor: 36 murid
  4. SMAS Bina Sejahtera, Kota Bogor: 36 murid
  5. SMAS Islam YPPD, Kota Depok: 72 murid
  6. SMAS Global Persada Mandiri, Kota Bekasi: 64 murid
  7. SMAS Pusaka Nusantara 2, Kabupaten Bekasi: 128 murid
  8. SMAS PGRI 1 Subang, Kabupaten Subang: 144 murid
  9. SMAS Muhammadiyah Subang, Kabupaten Subang: 64 murid
  10. SMAS PGRI 1 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta: 144 murid
  11. SMAS PGRI 3 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta: 108 murid
  12. SMAS Kosgoro Karawang, Kabupaten Karawang: 36 murid
  13. SMAS Korpri Karawang, Kabupaten Karawang: 180 murid
  14. SMA Islam Terpadu Insani, Kota Sukabumi: 25 murid
  15. SMA Islam terpadu Al Fath, Kota Sukabumi: 25 murid
  16. SMAS Mutiara, Kabupaten Sukabumi: 144 murid
  17. SMA Nurul Huda, Kabupaten Sukabumi: 108 murid
  18. SMA Al-Aziz Islamic Boarding School, Kab. Bandung Barat: 108 murid
  19. SMAS Pasundan 1 Cianjur, Kabupaten Cianjur: 288 murid
  20. SMAS Nasional, Kota Bandung: 180 murid
  21. SMA Al Falah Kota Bandung, Kota Bandung: 144 murid
  22. SMAS Kemala Bhayangkari, Kota Bandung: 180 murid
  23. SMAS Pasundan 3, Kota Cimahi: 221 murid
  24. SMA Soreang Putra, Kabupaten Bandung: 108 murid
  25. SMA Sapta Dharma, Kabupaten bandung: 144 murid
  26. SMA Islam Terpadu Insan Sejahtera, Kab. Sumedang: 72 murid
  27. SMAS PGRI 1 Majalengka, Kabupaten Majalengka: 72 murid
  28. SMAS PGRI 1 Sindang, Kabupaten Indramayu: 72 murid
  29. SMAS PGRI 2 Sindang, Kabupaten Indramayu: 72 murid
  30. SMAS Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon: 125 murid
  31. SMAS PGRI Palimanan, Kabupaten Cirebon: 96 murid
  32. SMAS Islam Plus Baitussalam Kuningan, Kab. Kuningan: 32 murid
  33. SMAS Ciledug Al Musaddadiyah, Kabupaten Garut: 256 murid
  34. SMAS Muhammadiyah Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya: 144 murid
  35. SMAS Islam Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya: 144 murid
  36. SMAS Plus Informatika, Kabupaten Ciamis: 252 murid
  37. SMAS Plus Darussalam, Kabupaten Ciamis: 90 murid
  38. SMAS Al Azhar, Kota Banjar: 72 murid
  39. SMAS Muhammadiyah Pangandaran, Kab. Pangandaran: 144 murid

SMK Swasta

  1. SMK Mekanik Cibinong, Kabupaten Bogor: 396 murid
  2. SMK Bangun Nusa Bangsa, Kabupaten Bogor: 144 murid
  3. SMKS Baranangsiang, Kota Bogor: 32 murid
  4. SMK Al Muhtadin, Kota Bekasi: 72 murid
  5. SMK Kesehatan Harapan Bunda Cibadak, Kab. Sukabumi: 216 murid
  6. SMK Taman Siswa Cibadak, Kabupaten Sukabumi: 180 murid
  7. SMKS Sinar Parahyangan, Kabupaten Cianjur: 216 murid
  8. SMKS Wiraswasta, Kota Cimahi: 210 murid
  9. SMKS TI Pembangunan, Kota Cimahi: 249 murid
  10. SMK Merdeka Soreang, Kabupaten Bandung: 72 murid
  11. SMK Genius Bandung, Kabupaten Bandung: 108 murid
  12. SMK PUI Majalengka, Kabupaten Majalengka: 396 murid
  13. SMK Korpri Majalengka, Kabupaten Majalengka: 540 murid
  14. SMK Maritim Cirebon, Kabupaten Cirebon: 64 murid
  15. SMKS Ciledug Al Musaodadiyah, Kabupaten Garut: 540 murid
  16. SMKS YPPT Garut, Kabupaten Garut: 432 murid
  17. SMK Manangga Pratama, Kota Tasikmalaya: 144 murid
  18. SMK Al Ikhwan, Kota Tasikmalaya: 144 murid
  19. SMKS Putera Pangandaran, Kabupaten Pangandaran: 288 murid

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemprov Jabar untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan daya tampung maupun faktor ekonomi. Dengan dukungan pembiayaan dan kerja sama sekolah swasta, pemerintah berharap seluruh lulusan SMP/sederajat dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

SPMB 2026 bukan hanya sekadar proses penerimaan murid baru, tetapi juga momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Jawa Barat. Pemerintah menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak, tanpa terkecuali.