Wapenja.com/Ciawi — Lapangan upacara SMAN 1 Ciawi pada Sabtu pagi (2/5/2026) dipenuhi suasana khidmat ketika seluruh siswa kelas X dan XI mengikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Tepat pukul 07.00 WIB, rangkaian acara dimulai dengan tertib, menandai komitmen sekolah dalam menyemarakkan momentum nasional yang setiap tahun menjadi refleksi perjalanan pendidikan Indonesia.
Kepala SMAN 1 Ciawi, Luki Adam Bahtiar, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan pidato resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran No. 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026 serta Nota Dinas KCD Wilayah 1 No.1696/TU.01.02/Cadisdik Wil.1. Pidato tersebut menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Luki juga menekankan filosofi mendalam tentang peran guru. “Ucapan guru itu bisa menjadi doa yang baik,” ujarnya mengingatkan bahwa setiap kata yang keluar dari seorang pendidik memiliki kekuatan membentuk masa depan siswa. Pesan ini menjadi refleksi bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan juga pembentukan nilai dan karakter.
Mengusung tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Luki mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum kebersamaan. Ia menekankan bahwa pendidikan bermutu tidak bisa dicapai hanya oleh sekolah atau pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.

Upacara berjalan lancar dengan petugas dari KPIJ Indra Jaya (Paskibra SMAN 1 Ciawi), paduan suara Tim Padus SMANIC yang mengumandangkan lagu wajib “Indonesia Pusaka,” serta partisipasi aktif seluruh siswa. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bagi dunia pendidikan.
Peringatan Hardiknas di SMAN 1 Ciawi tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol komitmen sekolah dalam mendukung pemerataan pendidikan bermutu. Dengan semangat partisipasi semesta, sekolah berharap dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, beretika, dan siap menghadapi tantangan zaman.












