SMA Pasundan 3 Cimahi Gelar Pesantren Ekologi, Bentuk Karakter Siswa Peduli Lingkungan

Pembukaan Kegiatan Pesantren Ekologi SMA Pasundan 3 Cimahi oleh Iwan Suwandana selaku kepala SMA Pasundan 3 Cimahi. (red/ist)

Wapenja.com/CimahiSMA Pasundan 3 Cimahi yang berlokasi di Jl. Encep Kartawiria No.97A, Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, melaksanakan kegiatan Pesantren Ekologi sebagai implementasi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membentuk karakter siswa berbasis nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan Pesantren Ekologi ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu, 25 Februari hingga Jumat, 27 Februari 2026, dan diikuti sekitar 500 siswa dari dua tingkatan kelas.

Kepala SMA Pasundan 3 Cimahi Iwan Suwandana,S.Pd.M.M dan Wakasek kesiswaan sekaligus Ketua Pelaksan Alia Widjaksana,S.Pd. (red/ist)

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Alia Widjaksana, S.Pd., menyampaikan bahwa Pesantren Ekologi tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Program ini menjadi bagian dari penguatan karakter siswa melalui nilai Gapura Panca Waluya, yaitu membentuk generasi yang cageur, bageur, pinter, dan singer.

Ketua pelaksana dan Ketua OSIS Kheza Annisa Almaqhfira kelas Xl MIPA 1. (red/ist)

“Kegiatan ini bertujuan menyadarkan siswa bahwa kondisi lingkungan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Berbagai bencana alam yang terjadi, baik di Kabupaten Bandung Barat maupun di wilayah lain seperti Sumatera, menjadi pengingat pentingnya kepedulian generasi muda terhadap alam,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan melalui pendekatan tadabur alam serta pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melakukan aksi nyata menjaga alam.

Pada hari pertama, siswa mengikuti Shalat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an, dilanjutkan pembukaan kegiatan serta ceramah keagamaan oleh Bapak Arif. Kegiatan kemudian diisi dengan aksi simbolis penanaman pohon dan pelepasan ikan di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem. Selain itu, siswa mengikuti sesi tanya jawab, pengkondisian, serta perlombaan edukatif berupa Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Menghias Parsel.

 

Memasuki hari kedua, kegiatan kembali diawali dengan Shalat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an serta ceramah keagamaan oleh Bapak Cecep. Selanjutnya siswa mengikuti Lomba Kebersihan Kelas sebagai praktik langsung menjaga lingkungan sekolah yang kemudian dinilai oleh dewan juri.

Pada hari ketiga, kegiatan diawali dengan pengkondisian peserta, Shalat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an, serta ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ibu Atin. Kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Poster Digital bertema lingkungan, penampilan kreativitas antar kelas, pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, serta penutupan kegiatan. Acara diakhiri dengan pelaksanaan Shalat Jumat bagi siswa putra dan kegiatan keputrian bagi siswi putri.

Selain kegiatan lingkungan, Pesantren Ekologi juga diisi dengan peningkatan amaliah berbasis ekologi sosial melalui program sedekah dan infak Al-Qur’an yang nantinya disalurkan ke wilayah Sumatera.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan kepala sekolah sebagai penanggung jawab, tim kesiswaan sebagai koordinator lapangan, guru Pendidikan Agama Islam dan Biologi sebagai pemateri, serta dukungan OSIS dan wali kelas dalam pendampingan siswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penilaian wajib, khususnya dalam penguatan pembelajaran pendidikan agama.

Kepala SMA Pasundan 3 Cimahi, Iwan Suwanda, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Pesantren Ekologi merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai spiritual dan kepedulian lingkungan.

“Pesantren Ekologi menjadi momentum penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Melalui pendekatan nilai-nilai Al-Qur’an, siswa diharapkan mampu menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMA Pasundan 3 Cimahi, Kheza Annisa Almaqhfira dari kelas XI MIPA 1, mengungkapkan bahwa kegiatan Pesantren Ekologi memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena siswa terlibat langsung dalam berbagai aksi lingkungan.

“Kami tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik langsung seperti menanam pohon, membersihkan lingkungan, dan mendaur ulang sampah. Kegiatan ini membuat kami lebih sadar bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab generasi muda,” ujarnya.

Melalui kegiatan Pesantren Ekologi ini, SMA Pasundan 3 Cimahi berharap mampu menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat karakter religius dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.