Wapenja.com/Cianjur – Kasus dugaan keracunan massal menimpa ratusan warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa, 27 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi setelah konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyebabkan sedikitnya 210 orang mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara, 190 korban berasal dari Kecamatan Cikalongkulon, sementara 20 korban lainnya dari Kecamatan Kadupandak. Mayoritas korban adalah pelajar tingkat SD dan SMP, disertai sejumlah anak PAUD, kader Posyandu, serta orangtua. Bahkan, seorang bayi turut menjadi korban dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur.
Camat Cikalongkulon, Iyus Yusup, menyampaikan bahwa sebagian besar korban adalah pelajar SD dan SMP. Dari ratusan korban, lima orang harus dirujuk ke rumah sakit, dengan rincian tiga orang dirawat di RSUD Sayang Cianjur dan dua lainnya di Rumah Sakit dr Hafiz.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. Program MBG yang semula ditujukan untuk mendukung












