Wapenja.com/Bogor – Laporan mengenai kondisi Kali Ciliwung yang diterima dari pos pemantauan di Bendungan Katulampa, Kota Bogor, pada pagi hari ini, Sabtu (24/01/2026).
Meskipun wilayah sekitar sungai telah mengalami curah hujan yang cukup signifikan sejak malam sebelumnya, pemantauan langsung yang dilakukan oleh tim teknisi dan petugas pengawas menunjukkan bahwa debit air Kali Ciliwung saat ini berada pada level yang aman. Parameter yang diukur meliputi tinggi muka air, kecepatan aliran, dan volume debit yang masuk serta keluar dari Bendungan Katulampa, semuanya menunjukkan angka di bawah batas ambang bahaya yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.
Jembatan Katulampa, yang menjadi salah satu titik penting dalam sistem drainase dan lalu lintas wilayah tersebut, juga dalam kondisi yang aman untuk dilalui. Struktur jembatan telah diperiksa secara berkala selama periode hujan, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kerusakan atau gangguan yang dapat mengganggu keamanan penggunaan.
Petugas lapangan juga telah melakukan pengecekan terhadap saluran pembuangan sekitar jembatan untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang dapat menyebabkan peningkatan debit secara tiba-tiba.
Untuk kondisi hari ini, pihak pengelola bendungan akan tetap melakukan pemantauan setiap 2 jam sekali, terutama mengingat potensi cuaca yang masih berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang di beberapa bagian wilayah aliran sungai Ciliwung. Langkah pencegahan seperti siaga kesiapsiagaan tingkat 1 juga telah diaktifkan pada pos-pos pemantauan di sepanjang sungai, guna memastikan bahwa setiap perubahan kondisi dapat ditanggapi dengan cepat jika diperlukan.
Selain itu, informasi terkait situasi Kali Ciliwung juga telah disebarkan kepada dinas bencana daerah setempat, pihak kepolisian untuk pengaturan lalu lintas, serta masyarakat sekitar melalui berbagai saluran komunikasi resmi, agar seluruh pihak dapat tetap mengikuti perkembangan kondisi sungai sepanjang hari.












