Puluhan Kampus Bersatu, BEM SI Jabar Kepung DPRD Tuntut Perubahan

Aksi Mahasiswa di depan DPRD yang tergabung dalam BEM SI Jabar. (foto instagram @infobandungkota)

Wapenja.com/Bandung – Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat akan menggelar aksi massa bertajuk “Indonesia Darurat” di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (17/6/2026) pukul 13.00 WIB.

Seruan aksi ini pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi @bemsi.jabar, yang menilai kondisi bangsa saat ini berada dalam situasi darurat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat menyebutkan bahwa aksi gabungan ini akan diikuti oleh puluhan kampus, di antaranya Universitas Siliwangi (Unsil), Unikom, Ikopin, ULBI, ITB, Poltekesos, Telkom University, Al Masoem, Sekolah Tinggi Tekstil, STIA LAN, LPKIA, Algifari, Polban, UBK, Ekuitas, Kiwu, UMB, dan UKRI.

Dalam pernyataan sikap resmi, BEM SI Jabar membawa tujuh tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi “Indonesia Darurat”:

  1. Menurunkan harga BBM dan menstabilkan nilai rupiah.
  2. Menyelamatkan APBN dari pemborosan anggaran.
  3. Membenahi komunikasi kepresidenan.
  4. Melakukan evaluasi total terhadap program MBG dan KD/KMP.
  5. Mencabut UU TNI dan UU Polri.
  6. Mengevaluasi total Kabinet Merah Putih yang dinilai tidak kompeten.
  7. Menegakkan HAM dan melawan impunitas.

Aksi ini dipandang sebagai bentuk konsolidasi mahasiswa Jawa Barat untuk menegaskan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Dengan mengusung tema #Indonesia_Darurat, mereka berharap suara mahasiswa dapat menjadi alarm bagi pengambil kebijakan agar segera melakukan perbaikan.