Wapenja.com/Bogor – Pengurus Pemuda Panca Marga – Legiun Veteran Republik Indonesia (PPM-LVRI) PC Kota Bogor menggelar audiensi dengan Yonif 315/Garuda di Markas Yonif 315/Garuda, Rabu (22/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan TNI, khususnya dalam mendukung program strategis ketahanan pangan yang kini menjadi isu nasional.
Ketua PPM-LVRI PC Kota Bogor, Agus Madi, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program tambahan, melainkan prioritas utama organisasi. Menurutnya, kemandirian ekonomi anggota, keluarga veteran, dan masyarakat sekitar harus diperkuat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. “Kami ingin anggota PPM-LVRI, keluarga veteran, dan masyarakat sekitar lebih produktif. Dengan dukungan Yonif 315 sebagai pembina, kami berharap bisa ikut menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung program pemerintah,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari pihak Yonif 315/Garuda. Kepala Seksi Personel, Kapten Didi Rusyadi, menegaskan bahwa TNI siap menjadi mitra strategis dalam pembinaan dan pendampingan. “Program ini sangat bagus. Kami akan fasilitasi pelatihan, pemanfaatan lahan, dan pembinaan kelompok agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, di mana ketahanan pangan dipandang sebagai salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas rencana tindak lanjut yang lebih konkret. Di antaranya adalah pembentukan kelompok tani binaan, pelatihan budidaya tanaman pangan, serta pemanfaatan lahan tidur di wilayah Kota Bogor agar bisa diubah menjadi lahan produktif. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat solidaritas sosial, dengan melibatkan masyarakat sekitar agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anggota PPM-LVRI, tetapi juga komunitas luas.
Pertemuan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen kebersamaan. Suasana hangat mencerminkan tekad kedua pihak untuk menjadikan kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor pangan.
Kerja sama antara PPM-LVRI dan Yonif 315/Garuda diharapkan menjadi model kolaborasi antara organisasi masyarakat dan TNI dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan. Dengan adanya sinergi ini, Bogor berpotensi menjadi salah satu daerah percontohan dalam gerakan ketahanan pangan berbasis komunitas dan pembinaan teritorial.












