Wapenja.com/Bandung – Hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Pancawaluya 2026 di SMK Igasar Pindad Bandung berlangsung khidmat, ceria, dan penuh nilai edukatif pada Jumat, 17 Juli 2026. Mengusung tema besar dari Dinas pendidikan jawa Barat, hari ketiga ini difokuskan pada pembentukan karakter religius, pengenalan minat bakat, serta penguatan mental antiperundungan.
Kegiatan dihari ketiga ini diikuti oleh 310 siswa baru (termasuk 46 siswa dari program SSK), yang terbagi dalam 5 program keahlian, yaitu;
- Teknik Pemesinan,
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO),
- Teknik Sepeda Motor (TSM),
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), dan
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG).
Sebagai sekolah Pusat Keunggulan, SMKS Igasar Pindad membuktikan bahwa orientasi sekolah vokasi bisa berjalan humanis. Panitia yang terdiri dari guru-guru dan pengurus OSIS hadir mendampingi adik kelas tanpa ada jarak pembatas sesuai dengan norma etika, selaras dengan prinsip “Ramah saat membimbing, tegas saat mengingatkan”.
Berikut rincian kegiatan utama hari ke-3 MPLS Ramah Pancawaluya di SMKS Igasar Pindad Bandung.
Aktivitas Utama Hari Ketiga (Jumat, 17 Juli 2026)
- Pembiasaan Karakter Melalui Ibadah Bersama
Memanfaatkan momentum hari Jumat, agenda pagi diawali dengan pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) di gerbang sekolah. Acara kemudian berlanjut dengan salat Dhuha berjamaah dan Kultum serta shalat Jum’at Bersama di lingkungan sekolah. Sesi spiritual ini dirancang untuk memperkuat fondasi keagamaan siswa baru sebelum mereka memulai dinamika dunia SMK yang padat.
- 7 Kebiasaan Anak Indonesia hebat. Pemateri: Yadi Suryadi, S.T.
- Pemahaman Wawasan Wiyata Mandala. Pemateri: Saepuloh, S.Pd.
- Kecakapan Litersi Digital (Penggunaan media Digital yang Santun). Pemateri: Yana Suryana, S.T.
- Pendidikan Ekologi. Pemateri: Yani Yuliani, S.Pd.
- Pendidikan Anti Korupsi. Pemateri: Siti Sarah raudah, S.Pd.
- Perundungan, Intoleransi, dan Kekerasan Seksual (Budaya Sekolah aman dan nyaman). Pemateri: Karina Kurniasih Mochtar, S.Kom.I

Melalui pelaksanaan hari ketiga ini, SMK Igasar Pindad Bandung sukses menepis stigma lama bahwa orientasi sekolah teknik identik dengan tekanan fisik. Model pendekatan ramah anak yang dipadukan dengan kearifan lokal Jawa Barat terbukti membuat para siswa baru merasa senang, nyaman, dan diterima seutuhnya menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.
Ketua Panitia MPLS Ramah SMK Igasar Pindad Bandung, Agus Marwah, S.T., ketika di wawancarai mengatakan,“Alhamdulillah, kegiatan MPL) untuk hari ini berjalan dengan lancar dan sukses. Seluruh rangkaian acara dari awal hingga penutupan hari ini dapat terlaksana sesuai rencana berkat kerja sama panitia, dukungan guru, serta antusiasme luar biasa dari para siswa baru. Kami bangga melihat semangat mereka dalam mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan budaya sekolah, pembinaan karakter, hingga kegiatan kreatif yang menumbuhkan solidaritas. Semoga pengalaman MPLS ini menjadi bekal berharga bagi siswa untuk menapaki perjalanan pendidikan di SMK Igasar Pindad Bandung dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.”
“Untuk kegiatan pembinaan Pendidikan karakter rencananya akan kami lakukan di daerah KBB (Kabupaten Bandung Barat, red), Inshaa Allah hari Rabu sampai dengan Jumat depan,” imbuhnya
Pernyataan ini menegaskan keberhasilan MPLS sebagai fondasi awal pembentukan karakter siswa baru, sekaligus apresiasi terhadap kolaborasi semua pihak yang terlibat.












