Wapenja.com/Garut – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 telah resmi diumumkan Rabu kemarin, membawa kabar gembira bagi keluarga besar SMA AlFatah Limbangan, Kabupaten Garut. Sebanyak empat siswa berprestasi dari sekolah ini berhasil lolos seleksi dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.
Jalur SNBP merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang sepenuhnya didasarkan pada penilaian prestasi akademik, non-akademik, serta rekam jejak nilai siswa selama menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah atas. Keberhasilan yang diraih para siswa ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, kedisiplinan tinggi, serta dukungan penuh yang diberikan oleh pihak sekolah, para pendidik, dan juga orang tua selama proses pembelajaran berlangsung.

Kepala Sekolah SMA AlFatah Limbangan, In In Indrayani, S.Sos., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian yang diraih para siswanya. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi siswa dan keluarga, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan sistem pendidikan dan metode pengajaran yang diterapkan di sekolah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi usaha seluruh siswa yang telah berjuang dengan sungguh-sungguh hingga berhasil lolos melalui jalur SNBP 2026. Ini adalah langkah awal yang sangat penting bagi perjalanan akademik mereka di jenjang perguruan tinggi,” ujar In In Indrayani, Rabu (20/5/2026).
Keempat siswa berprestasi yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri tersebut adalah Andini Auliya Pratiwi yang diterima di jurusan Administrasi Bisnis D3 Politeknik Negeri Banjarmasin, diikuti Nisrina Nabilah Mahbub yang lolos jurusan Akuntansi D3 Universitas Singaperbangsa Karawang. Selanjutnya ada Sahadatul Fatimah yang diterima di jurusan Hukum Ekonomi Syariah S1 IAIN Langsa, serta Mozza Ramadani yang berhak melanjutkan studi di jurusan Ekonomi Syariah S1 UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Salah satu siswa yang beruntung mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas hasil yang diraihnya. Ia menyebutkan bahwa persiapan matang yang dilakukan sejak dini, ditambah dukungan moril dari guru serta doa tulus keluarga menjadi kunci utama keberhasilan dirinya melewati persaingan seleksi yang cukup ketat ini.
“Tentu saya merasa sangat bersyukur. Proses persiapan seleksi ini memang tidak mudah, tetapi dorongan dari guru dan keluarga membuat saya semakin bersemangat untuk memberikan yang terbaik,” ungkapnya dengan gembira.
Lebih lanjut, In In Indrayani berharap para siswa yang telah diterima dapat memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Pendidikan di perguruan tinggi diharapkan mampu membentuk mereka menjadi individu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Diketahui, keberhasilan ini juga tak lepas dari peran aktif sekolah yang rutin mengadakan berbagai program pembinaan dan pendampingan khusus bagi siswa kelas XII dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Program tersebut mencakup bimbingan akademik intensif, pelatihan penyusunan portofolio, hingga simulasi seleksi agar siswa lebih matang dan siap menghadapi persaingan nasional.
Dengan torehan prestasi gemilang ini di SNBP 2026, diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi semakin banyak siswa SMA AlFatah Limbangan di tahun-tahun mendatang untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pihak sekolah beserta seluruh dewan guru turut mengucapkan selamat dan sukses kepada para siswa, serta berharap pencapaian ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. (A.H)












