PASHIJI Job Fair 2026 Digelar di SMK Pasundan 1 Bandung, Hadirkan 24 Perusahaan dan Buka Peluang Karier bagi Lulusan

Wapenja.com/Bandung – SMK Pasundan 1 Bandung kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada dunia industri dengan menggelar PASHIJI Job Fair 2026 bertajuk “Meraih Cita Menjemput Asa”. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman sekolah SMK Pasundan 1 Bandung yang beralamat di Jl. Balonggede No.44, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 07 Mei 2026.

Penyelenggaraan job fair ini menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam mempertemukan para pencari kerja, khususnya siswa kelas XII dan alumni, dengan perusahaan-perusahaan yang sedang membuka kebutuhan sumber daya manusia (SDM). Kegiatan tersebut juga menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam rangka mendukung lulusan SMK agar lebih cepat terserap di dunia kerja.

Foto Bersama Kepala Sekolah dan PIC Perusahaan Peserta PASHIJI Job Fair 2026. (red/ist)

Koordinator Pelaksana PASHIJI Job Fair 2026, Nanda Meilinda, S.Pd., menyampaikan bahwa sebagai sekolah vokasi, SMK Pasundan 1 Bandung merasa terdorong untuk menjembatani lulusan dan alumni agar memperoleh peluang kerja yang lebih luas.

“Sebagai sekolah vokasi SMK Pasundan 1 Bandung merasa terdorong untuk menjembatani siswa lulusan dan alumni dengan perusahaan yang sedang memerlukan SDM,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu lulusan baru maupun alumni yang belum bekerja agar segera menemukan karier, baik melalui perekrutan perusahaan maupun melalui jalur pelatihan lanjutan.

Laporan Koordinator Pelaksana PASHIJI Job Fair 2026, Nanda Meilinda, S.Pd. (red/ist)

“Tujuan utamanya agar siswa yang baru lulus maupun alumni yang belum bekerja bisa segera menemukan karirnya di perusahaan yang diundang, atau bisa memulai pelatihan lanjutan di LPK,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, PASHIJI Job Fair 2026 menghadirkan 24 perusahaan, dengan rincian 19 perusahaan hadir langsung membuka booth rekrutmen di lokasi kegiatan, sementara 5 perusahaan lainnya menyediakan perekrutan online yang bisa diapply peserta secara real time.

Adapun perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai bidang, mulai dari pemasaran (ritel), digital, kuliner, hingga sektor penerbangan, salah satunya Susi Air.

Job fair ini dibuka untuk peserta dari SMK Pasundan se-Bandung Raya dan Cimahi, namun pada pelaksanaannya banyak peserta dari berbagai sekolah lain turut hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan.

“Kegiatan ini dibuka untuk SMK Pasundan se-Bandung Raya dan Cimahi, namun banyak juga yang hadir dari berbagai sekolah,” jelas Nanda.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, panitia menerapkan sistem registrasi peserta sebelum kegiatan berlangsung. Peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran, kemudian saat hadir di lokasi cukup menunjukkan bukti registrasi.

“Peserta yang akan hadir mengisi form registrasi, setelah di lokasi pelaksanaan langsung bisa masuk dengan menunjukkan bukti registrasinya,” ungkapnya

Nanda juga memaparkan bahwa setelah seremoni pembukaan, para pencari kerja langsung diarahkan menuju booth perusahaan untuk melamar pekerjaan sesuai persyaratan masing-masing.

“Alurnya setelah seremoni pembukaan, jobseekers langsung saja mengunjungi booth perusahaan dan apply sesuai persyaratan masing-masing perusahaan,” tambahnya.

Tidak hanya membuka peluang kerja, sejumlah perusahaan juga menawarkan kesempatan magang. Selain itu, lembaga pelatihan kerja turut hadir memberikan informasi pelatihan, serta perguruan tinggi seperti UNPAS dan STIEPAS ikut melakukan sosialisasi kampus bagi peserta.

“Ada beberapa perusahaan yang menawarkan magang juga. Selain itu, dari lembaga pelatihan kerja menawarkan pelatihan, juga dari perguruan tinggi UNPAS dan STIEPAS yang sosialisasi kampusnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, panitia juga melakukan pengaturan teknis agar tidak terjadi penumpukan peserta. Panitia membatasi jumlah peserta dan mengatur alur pergerakan jobseekers. Selain itu, panitia menyediakan ruangan khusus untuk wawancara dan psikotes agar proses seleksi berjalan tertib dan kondusif.

“Yang pertama membatasi jumlah peserta agar tidak membludak dan berdesakan. Jadi di hari H kami atur flow-nya. Kami juga sediakan ruang interview dan psikotest secara tertutup agar tetap kondusif,” jelas Nanda.

Ia menambahkan bahwa kegiatan job fair ini menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang, bahkan jumlah mitra perusahaan setiap tahun semakin bertambah. Selain job fair, SMK Pasundan 1 Bandung juga rutin menggelar kegiatan perekrutan walk in interview dan job matching.

“Setiap tahun kami adakan dan setiap tahunnya bertambah mitra perusahaannya. Selain job fair, kegiatan perekrutan walk in dan job matching juga rutin dilaksanakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMK Pasundan 1 Bandung, Fikri Rahadian, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa job fair ini merupakan bentuk nyata komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja dan mampu bersaing di dunia industri.

Sambutan kepala SMK Pasundan 1 Bandung,Fikri Rahadian,S.Pd.,M.M., sekaligus membuka acara kegiatan. (red/ist)

“Job fair ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja, siap bersaing, dan memiliki kesempatan lebih besar untuk langsung terserap di dunia usaha dan industri,” ujar Fikri.

Ia berharap para siswa kelas XII maupun alumni dapat memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal, tidak hanya untuk melamar pekerjaan, tetapi juga untuk memperluas pengalaman dan jaringan.

“Harapan kami, siswa maupun alumni dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari pengalaman, membangun jaringan, dan tentu saja mendapatkan pekerjaan sesuai minat serta kompetensi yang dimiliki,” tambahnya.

Nanda Meilinda juga menyampaikan harapan agar job fair ini mampu memberikan dampak nyata bagi lulusan dan alumni, sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di berbagai perusahaan.

“Semoga dengan diadakannya job fair ini, lulusan dan alumni banyak terserap di berbagai perusahaan, menambah pengalaman, dan membentuk karir untuk masa depannya,” katanya.

Ia pun berpesan kepada para jobseekers agar tidak memilih-milih pekerjaan dan berani mencoba semua peluang yang tersedia, karena pengalaman kerja merupakan bekal penting untuk masa depan.

“Kepada jobseekers, jangan pilih-pilih pekerjaan. Semua booth harus dikunjungi dan gali apakah sesuai dengan potensi yang dimiliki. Apapun tantangan yang dihadapi nantinya setelah apply lowongan jangan sampai menyia-nyiakan kesempatannya. Dicoba dan dijalani dulu, nantinya kalian akan ketemu dengan jalannya masing-masing. Utamakan pengalaman,” tegasnya.

Antusiasme peserta job fair juga terlihat dari para siswa kelas XII yang hadir sejak pagi untuk mengunjungi booth perusahaan.

Janeta Usma Qira Widawan, lulusan tahun 2026 dari jurusan Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL) SMK Pasundan 1 Bandung. (red/ist)

Salah satunya adalah Janeta Usma Qira Widawan, lulusan tahun 2026 dari jurusan Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL) SMK Pasundan 1 Bandung. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya job fair karena mempermudah dirinya memperoleh informasi lowongan pekerjaan.

“Saya mengikuti kegiatan ini untuk mencari informasi dan peluang kerja yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan jurusan saya,” ujarnya.

Menurut Janeta, job fair menjadi kegiatan yang sangat penting bagi siswa yang baru lulus karena memberikan akses langsung terhadap rekrutmen kerja yang biasanya sulit dijangkau secara mandiri.

“Job fair ini sangat penting karena untuk kami yang baru saja lulus pastinya tidak bisa langsung terjun mencari kerja secara mandiri. Kami juga belum banyak mengetahui info lowongan kerja di daerah masing-masing, jadi dengan adanya job fair ini sangat membantu karena bisa langsung ikut rekrutmen,” katanya.

Peserta Job Fair Antusias Mengunjungi Booth Perusahaan dan Menyerahkan Lamaran. (red/ist)

Janeta menyebutkan beberapa perusahaan yang menjadi targetnya, di antaranya Indomaret, Alfamart, PT Pesta Pora Abadi, serta Richeese Factory. Ia menilai perusahaan-perusahaan tersebut memiliki peluang yang cocok dengan kompetensi jurusan akuntansi.

“Saya mengincar Indomaret, Alfamart, PT Pesta Pora Abadi, dan Richeese. Menurut saya perusahaan tersebut banyak peluang untuk jurusan akuntansi, mungkin saya bisa ditempatkan di bagian kasir untuk mengasah kemampuan sesuai jurusan saya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa proses melamar kerja di job fair cukup mudah, karena perusahaan memberikan dua metode pendaftaran, baik secara langsung menggunakan berkas fisik maupun melalui tautan online.

“Ada beberapa perusahaan yang saya serahkan persyaratannya secara fisik, ada juga yang berbentuk link. Kalau yang fisik tinggal diberikan, sedangkan yang link tinggal mengisi sesuai data yang disediakan,” jelasnya.

Ia pun mengaku sangat terkesan dengan antusiasme para peserta dan perusahaan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya paling terkesan saat melihat antusiasme para peserta dan perusahaan. Suasananya membuat saya jadi lebih termotivasi untuk mempersiapkan karier sejak sekarang,” katanya.

Janeta menegaskan bahwa setelah lulus ia memilih untuk langsung bekerja demi menambah pengalaman sesuai bidang keahlian yang dimiliki.

Peserta Job Fair Antusias Mengunjungi Booth Perusahaan dan Menyerahkan Lamaran. (red/ist)

“Setelah lulus SMK, saya ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan saya agar bisa menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan yang saya miliki,” tuturnya.

Ia berharap job fair seperti ini dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan lebih banyak perusahaan serta kegiatan pendukung seperti seminar karier.

“Harapan saya semoga kegiatan ini terus dikembangkan dengan menghadirkan lebih banyak perusahaan dan seminar karier agar peserta semakin siap menghadapi dunia kerja,” tambahnya.

Ia juga memberikan pesan kepada teman-teman seangkatannya agar tidak takut menghadapi tantangan dunia kerja.

Peserta Job Fair Antusias Mengunjungi Booth Perusahaan dan Menyerahkan Lamaran. (red/ist)

“Tetap semangat dan jangan takut mencoba hal baru. Dunia kerja memang menantang, tapi itu juga tempat kita belajar dan berkembang,” ucapnya.

Di akhir wawancara, Janeta menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada sekolah dan para guru yang telah mendidik serta membimbing selama masa pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada SMK Pasundan 1 Bandung serta seluruh bapak dan ibu guru yang telah membimbing, mendidik, dan memberikan banyak ilmu serta pengalaman. Semua pelajaran, nasihat, dan dukungan yang diberikan akan menjadi bekal berharga bagi saya untuk menghadapi masa depan. Semoga SMK Pasundan 1 Bandung semakin maju dan terus mencetak siswa-siswi yang sukses,” pungkasnya.

Persembahan Tari Pembuka PASHIJI Job Fair 2026 oleh Tim Seni SMK Pasundan 1 Bandung. (red/ist)

Rangkaian acara PASHIJI Job Fair 2026 diawali dengan persembahan tari dari tim seni tari SMK Pasundan 1 Bandung, dilanjutkan pembukaan, doa, laporan koordinator pelaksana, sambutan Kepala Sekolah sekaligus membuka acara, foto bersama PIC perusahaan yang telah hadir, serta penutupan. Setelah itu, para jobseekers langsung mengunjungi booth-booth perusahaan untuk mengikuti proses rekrutmen.

Dengan terselenggaranya PASHIJI Job Fair 2026, SMK Pasundan 1 Bandung berharap dapat terus menjadi jembatan kuat antara dunia pendidikan dan dunia industri, serta membantu lulusan membangun masa depan karier yang lebih baik melalui pengalaman, kesempatan kerja, dan pelatihan kompetensi.