Tingkatkan Kesehatan Jiwa Siswa, RSJ Jabar Sinergi dengan Dinas Pendidikan VII Gelar Penguatan Layanan

Foto bersama Direktur RSJ Provinsi Jawa Barat, dr. Ferry Achmad Firdaus Mansoer, Sp.OG., M.M didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., serta Ketua MKKS SMA/SMK Kota Bandung-Cimahi dan Kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta se-Kota Bandung dan Cimahi.

Wapenja.com/Lembang – Kesehatan jiwa memegang peranan krusial sebagai fondasi masa depan generasi penerus bangsa. Menyadari pentingnya hal ini, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat menjalin sinergi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII untuk menyelenggarakan kegiatan penguatan layanan kesehatan jiwa di lingkungan sekolah. Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dibuka secara langsung oleh Direktur RSJ Provinsi Jawa Barat, dr. Ferry Achmad Firdaus Mansoer, Sp.OG., M.M. Turut mendampingi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., serta Ketua MKKS SMA/SMK Kota Bandung-Cimahi. Acara ini juga dihadiri ratusan Kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta.

Pemberian plakat kenang-kenangan dari Kepala Cadisdik Wil. VII kepada Direktur RJS Prov. Jabar.

Dalam sesi pemaparan, Ibu Nurhalimah, SKM., M.M.Kes, menggarisbawahi urgensi deteksi dini terhadap kesehatan jiwa di sekolah. Hal ini menjadi semakin penting mengingat maraknya isu perundungan (bullying), tindakan menyakiti diri sendiri (self-harm), hingga kecanduan gawai di kalangan siswa. Beliau menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif yang terintegrasi dalam ekosistem sekolah.

Senada dengan hal tersebut, dr. Dini Indriany, Sp.K.J, menjelaskan bahwa kondisi jiwa yang sehat mencakup kemampuan individu untuk berkembang secara fisik, mental, dan sosial. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam memutus rantai stigma negatif yang seringkali melekat pada isu gangguan jiwa.

Peran guru sebagai garda terdepan dalam memberikan dukungan empati dan melakukan deteksi dini terhadap kesehatan mental siswa menjadi salah satu poin penting yang ditekankan dalam acara ini.

RSJ Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh upaya peningkatan kesehatan jiwa di sekolah. Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan layanan yang komprehensif, meliputi skrining mandiri menggunakan kuesioner SRQ & SDQ, pembentukan Tim Reaksi Cepat (T-Rec), hingga fasilitas Konsultasi Jiwa Online yang dapat diakses dengan mudah oleh siswa maupun tenaga pendidik.