Wapenja.com/Bandung — Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke SMK AD-Dimyati Kota Bandung pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan berlangsung di aula SMK AD-Dimyati, yang beralamat di Jl. Raya Kopo No.433, RT.008/RW.007, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi serta memperkuat sinergi antara KCD Wilayah VII dengan satuan pendidikan, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembinaan peserta didik. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan bersama jajaran pimpinan sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Dalam kegiatan ini, tidak semua guru dapat mengikuti karena sebagian tetap menjalankan tugas mengajar dan mendampingi proses pembelajaran di kelas.
Kepala SMK AD-Dimyati Kota Bandung, H. Iik Abdul Chalik, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan dari KCD Wilayah VII. Ia memaparkan bahwa SMK AD-Dimyati memiliki ciri khas dalam pembinaan karakter yang diterapkan secara konsisten. Bahkan, sekolah tersebut pernah meraih prestasi tingkat Kota Bandung dalam bidang studi keagamaan.

“Di SMK AD-Dimyati, pembinaan karakter menjadi hal yang sangat kami tekankan. Sejak siswa masuk, mereka wajib mengikuti program pembinaan dengan sistem mondok selama 40 hari, mulai dari kelas X, XI, hingga XII. Kami tidak ingin siswa hanya memiliki keahlian, tetapi meninggalkan kewajiban,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembiasaan religius dilakukan setiap hari sebagai bagian dari budaya sekolah.
“Pembiasaan di sekolah kami ada pengajian Al-Qur’an, kajian kitab kuning,Solat Dhuha dan ceramah setiap hari sebelum pembelajaran dimulai. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk akhlak dan karakter peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut, H. Iik Abdul Chalik menjelaskan bahwa program mondok diterapkan secara khusus. Bagi siswa yang berasal dari luar daerah, kegiatan mondok menjadi kewajiban selama menempuh pendidikan di SMK AD-Dimyati, sehingga proses pembinaan karakter dapat berjalan lebih maksimal dan terarah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa sekolah memiliki ketentuan khusus terkait kelulusan siswa. Menurutnya, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi sebelum siswa dinyatakan lulus, seperti hafalan 30 juz dan hafalan amalan tertentu.
“Kemarin ada kendala terkait penyerahan ijazah yang harus diberikan secara keseluruhan, namun di sisi lain ada beberapa siswa yang belum menuntaskan persyaratan, seperti hafalan 30 juz dan hafalan amalan. Ini menjadi keunikan tersendiri dibanding lembaga lain. Maka apabila ada satu atau dua siswa yang belum memenuhi persyaratan, kami akan menegur dan membinanya kembali,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu guru SMK AD-Dimyati turut menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan mutu sekolah.
“Apa yang disampaikan oleh Bapak KCD Wilayah VII menjadi motivasi bagi kami selaku tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kami akan terus berupaya memberikan pembelajaran terbaik, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter peserta didik,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kepala SMK AD-Dimyati kembali menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan serta dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak KCD Wilayah VII yang telah berkenan berkunjung, memberikan informasi, arahan, serta motivasi kepada kami. Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat sinergi dan menjadi semangat bagi SMK AD-Dimyati untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter peserta didik,” tutup H. Iik Abdul Chalik.
Kunjungan silaturahmi ini, diharapkan hubungan koordinasi antara KCD Wilayah VII dengan SMK AD-Dimyati semakin kuat, serta dapat terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, prestasi sekolah, dan pembentukan karakter peserta didik yang unggul serta berakhlak mulia.












