Sholat Dhuha Berjamaah Jadi Fondasi Pendidikan Karakter di SDN Jambuluwuk 2

Wapenja.com/Jambuluwuk – SDN Jambuluwuk 2 terus meneguhkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa sejak usia dini melalui program pembiasaan kegiatan religius. Salah satu kegiatan unggulan yang menjadi ciri khas sekolah ini adalah Sholat Dhuha berjamaah setiap hari Jumat pukul 07.00 WIB di halaman sekolah.

Kegiatan rutin tersebut melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat sekaligus religius. Dengan lantunan doa yang menggema di udara pagi, halaman sekolah berubah menjadi ruang spiritual yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia.

Kepala Sekolah SDN Jambuluwuk 2 menegaskan bahwa pembiasaan sholat Dhuha bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi pendidikan karakter. “Dengan membiasakan anak sholat Dhuha, kami ingin menanamkan nilai spiritual, tanggung jawab, dan kebersamaan. Semoga ini menjadi bekal mereka menjadi anak yang sholeh dan sholehah,” ujarnya penuh harap, Jum’at (31/7/20260.

Program ini mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata sekolah dalam membangun fondasi moral dan spiritual anak, sekaligus memperkuat hubungan antara pendidikan formal dan nilai-nilai keagamaan. Dukungan orang tua menjadi faktor penting agar kegiatan ini dapat terus berjalan konsisten, sehingga generasi yang lahir dari SDN Jambuluwuk 2 tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.

Lebih jauh, pembiasaan ini mencerminkan peran sekolah sebagai pusat pembentukan karakter bangsa. Di tengah tantangan era digital dan modernisasi, kegiatan seperti sholat Dhuha berjamaah menjadi benteng moral yang menjaga anak-anak agar tetap berakar pada nilai-nilai spiritual. Dengan konsistensi pelaksanaan, SDN Jambuluwuk 2 berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia, sekaligus menjadi teladan bagi sekolah lain di wilayah Jambuluwuk.