Wapenja.com Di tengah keterbatasan informasi yang kerap menjadi tembok penghalang bagi banyak anak muda di pelosok daerah, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 20 Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Universitas Primagraha hadir membawa secercah harapan. Bertempat di MA Yayasan Insan Azkiya, pada Rabu, 22 Juli 2026, digelar sosialisasi bertajuk motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus pengenalan program beasiswa Universitas Primagraha sebuah kegiatan yang tidak sekadar seremoni, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Kiara.
Ruangan yang biasanya sunyi mendadak hidup oleh gelak tawa, tepuk tangan, dan rasa penasaran para siswa yang duduk rapi menyimak setiap kata yang disampaikan. Ada binar mata yang sulit disembunyikan setiap kali disebut peluang kuliah gratis, jalur beasiswa, dan kisah anak-anak desa yang berhasil menembus bangku perguruan tinggi.
Ketua Kelompok KKM 20 Kiara, Nanang Kosim, tampil sebagai pemateri utama dengan gaya yang membumi namun sarat inspirasi. Ia tidak sekadar memaparkan data dan skema, tetapi mengajak siswa merenungi ulang batas-batas yang selama ini mereka yakini sebagai penghalang.
“Jangan biarkan keterbatasan biaya memadamkan mimpi kalian. Kuliah bukan lagi barang mewah yang hanya bisa dinikmati segelintir orang. Universitas Primagraha membuka pintu selebar-lebarnya lewat program beasiswa, karena kami percaya, setiap anak Kiara berhak mengejar cita-cita setinggi langit,” tegas Nanang, disambut riuh tepuk tangan para siswa.
Lebih jauh, Nanang memaparkan secara rinci jalur dan skema beasiswa yang tersedia mulai dari persyaratan administratif, tahapan seleksi, hingga strategi agar peluang lolos semakin besar. Penjelasan yang runtut dan aplikatif ini membuat siswa tidak hanya termotivasi, tetapi juga tahu persis langkah konkret yang harus mereka tempuh.
Antusiasme siswa terlihat jelas dari deretan pertanyaan yang mengalir tanpa henti mulai dari pilihan jurusan yang menjanjikan, kisaran biaya kuliah, hingga bagaimana peluang kerja setelah lulus nanti. Suasana diskusi yang hangat ini menjadi bukti bahwa benih semangat untuk melanjutkan pendidikan telah mulai tumbuh di hati generasi muda Kiara.
Kepala MA Yayasan Insan Azkiya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, motivasi semacam ini sangat dibutuhkan siswa di tengah minimnya akses informasi mengenai dunia perkuliahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKM 20 Universitas Primagraha yang telah membuka wawasan anak-anak kami tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selama ini banyak siswa yang sebenarnya berprestasi, namun minder duluan karena menganggap kuliah itu mahal dan sulit dijangkau. Dengan adanya sosialisasi beasiswa ini, kami berharap semakin banyak anak Kiara yang berani bermimpi dan mengejar cita-citanya sampai ke bangku perguruan tinggi,” ungkapnya penuh haru.
Ia juga berharap kerja sama antara MA Yayasan Insan Azkiya dan Universitas Primagraha tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut demi masa depan pendidikan generasi muda Kiara yang lebih cerah.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Mahasiswa KKM 20 Universitas Primagraha membuktikan bahwa pengabdian masyarakat sejati tidak melulu soal fisik dan infrastruktur, tetapi juga tentang menanam benih harapan dan membuka cakrawala berpikir generasi penerus bangsa.












