Serang, 17 Juli 2026 – KKM Kelompok 55 Kelurahan Tembong melaksanakan salah satu program kerja di bidang pendidikan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Bullying yang berlangsung di SD Negeri 3 Tembong, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mengenali bentuk-bentuk pelecehan seksual dan perundungan (bullying), memahami dampaknya, serta menumbuhkan keberanian untuk melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif oleh mahasiswa KKM. Materi yang disampaikan meliputi pengertian pelecehan seksual dan bullying, berbagai bentuk yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, dampak yang ditimbulkan bagi korban, serta langkah-langkah pencegahan dan cara menyikapi tindakan tersebut. Penyampaian materi dikemas menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, disertai sesi tanya jawab serta permainan edukatif sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan dengan antusias.
Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi SD Negeri 3 Tembong menunjukkan semangat dan partisipasi yang tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menyampaikan pendapat mengenai pentingnya saling menghormati, menjaga sopan santun, dan menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman, baik secara fisik, verbal, maupun melalui tindakan yang tidak pantas.
Melalui kegiatan ini, KKM Kelompok 55 Kelurahan Tembong berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga diri, menghargai hak orang lain, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari pelecehan seksual maupun bullying. Edukasi ini juga diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk berani berkata “tidak” terhadap tindakan yang tidak pantas, saling menghormati sesama teman, serta segera melaporkan kepada guru atau orang tua apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindakan pelecehan seksual atau perundungan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak serta membangun karakter generasi muda yang berani, peduli, dan saling menghargai.
(Red)












