Mahasiswa Universitas Primagraha Ikuti Penyuluhan Remaja dan Ibu Hamil tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) di Kelurahan Curug

Wapenja.com

Serang–Curug, Juli–6–2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Primagraha Kelompok 02 mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan bagi remaja dan ibu hamil yang diselenggarakan di Kelurahan Curug, Kecamatan Curug. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS).

 

Penyuluhan disampaikan oleh Bapak Dedi, salah satu staf Puskesmas Kecamatan Curug. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan mengenai pengertian Infeksi Menular Seksual (IMS), penyebab, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, dampaknya terhadap kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan janin, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan melalui perilaku hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Mahasiswa Universitas Primagraha mengikuti kegiatan dengan penuh antusias bersama para remaja, ibu hamil, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Selain menambah wawasan, mahasiswa juga berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan edukasi kesehatan di lingkungan masyarakat.

Melalui penyuluhan ini, Bapak Dedi mengajak para remaja untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menghindari perilaku yang berisiko menyebabkan penularan IMS. Sementara itu, ibu hamil diimbau untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan guna menjaga kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS). Bagi mahasiswa KKN Universitas Primagraha Kelompok 02, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga dalam mendukung program edukasi kesehatan sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi, Puskesmas Kecamatan Curug, dan Pemerintah Kelurahan Curug dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan reproduksi.

(Yamin)