Kirab Mahkota Binokasih Singgah di Cisarua, Digelar di Cibeurem 21 April

Wapenja.com/Cisarua – Kirab Mahkota Binokasih Sanghyang Pake kembali menyambangi Kecamatan Cisarua. Tahun ini, agenda budaya bergengsi tersebut rencananya akan dipusatkan di Desa Cibeurem, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 21 April 2026.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tradisi yang tahun sebelumnya, tepatnya 2025, berpusat di Telaga Warna, Desa Tugu Selatan. Kirab kali ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, budayawan, hingga masyarakat luas.

Ketua Panitia Penyelenggara, H. Cecep Gogom, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemantapan persiapan jelang acara. Rapat koordinasi teknis telah dilaksanakan dengan kehadiran seluruh pemangku kepentingan.

“Alhamdulillah, rapat hari ini tentang pemantapan teknis pelaksanaan penyambutan Kirab Mahkota Binokasih. Semua stakeholder hadir, mulai dari beberapa dinas di Kabupaten Bogor, Camat Cisarua, hingga Kepala Desa di wilayah ini,” ujar Cecep Gogom, belum lama ini.

Secara teknis, persiapan berjalan cukup lancar dan mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Namun, ia mengakui masih terdapat sedikit kendala terkait masalah anggaran.

“Ini adalah strategi untuk menyukseskan kegiatan kirab yang kedua kalinya untuk Kabupaten Bogor. Responnya sangat baik, hanya saja masih ada sedikit kendala masalah anggaran,” tambahnya.

Sebagai perpanjangan tangan dari Keraton Sumedang Larang, pihaknya berharap agar kegiatan Kirab Mahkota Binokasih ini nantinya dapat diakui secara resmi menjadi agenda tetap Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Dengan hadirnya Mahkota Binokasih, diharapkan bisa menjadi lambang pemersatu sehingga ke depannya agenda ini bisa menjadi lebih besar lagi,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar seremoni adat, kegiatan ini juga sarat akan nilai edukasi sejarah. Melalui simbol Mahkota Binokasih yang masih lestari, masyarakat diajak mengenal kembali perjalanan sejarah Kerajaan Galuh, Pajajaran, hingga Sumedang Larang.