Wapenja.com/Bogor – Sebuah peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa keluarga Andri Haryanto, Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Selatan. Putranya, Aditya Mile, menjadi korban penganiayaan sadis yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).
Kejadian bermula saat korban sedang dalam perjalanan pulang dari bekerja pada hari Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Mayjen Edi Sukam, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit atau golok panjang. Akibat serangan brutal tersebut, Aditya mengalami luka sobek parah di bagian punggung, serta luka dalam di bagian pinggang kanan dan kiri.
Laporan resmi terkait kejadian ini baru diterima oleh pihak kepolisian pada hari Sabtu, 11 April 2026, pukul 11.30 WIB di Polsek Cijeruk, dengan nomor laporan LP/B/05/IV/2026/SPKT/POLSEK CIJERUK/POLRES BOGOR/POLDA JAWA BARAT.
Menanggapi peristiwa yang dinilai sangat tidak manusiawi ini, Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, menyampaikan kecaman keras dan pernyataan sikap resmi organisasi.
“PWRI mengecam keras tindakan kekerasan yang menimpa Aditya, anak dari rekan kami ketua korwil PWRI Bogor Selatan. Tindakan ini sangat kejam, biadab, dan melanggar hak asasi manusia. Tidak ada alasan yang bisa membenarkan perbuatan kekerasan semacam ini,” tegas Rohmat dalam keterangannya, Sabtu (11/4).
Rohmat menambahkan bahwa pihaknya menuntut aparat kepolisian untuk segera bertindak tegas dan menangkap pelaku.
“Kami meminta kepada kepolisian agar para pelaku penganiayaan ini segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Kami tidak akan tinggal diam jika keamanan dan keselamatan keluarga anggota kami terancam,” ujarnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan, PWRI telah secara resmi melaporkan kasus ini dan membuka jalur hukum.
“Atas kejadian ini, PWRI telah membuka jalur hukum dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib. Namun kami berharap proses hukum berjalan cepat dan pelaku mendapat hukuman setimpal. PWRI akan terus mendampingi keluarga korban sampai kasus ini selesai,” pungkas Rohmat.
PWRI dan keluarga korban berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar kekerasan di masyarakat dapat ditekan, serta keamanan setiap warga negara—termasuk keluarga insan pers—terjamin di bawah payung hukum negara.
Anak Ketua Korwil PWRI Bogor Selatan Jadi Korban Penganiayaan Sadis OTK, Luka Parah di Bagian Punggung dan Pinggang












