Wapenja.com/Jakarta – Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) akan resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru pada Sabtu siang (17/01/2026) di Jakarta International Convention Center (JICC). Deklarasi ini menjadi momentum penting setelah satu tahun perjalanan konsolidasi partai yang digadang-gadang sebagai kekuatan baru dalam peta politik nasional.
Poin-Poin Utama
- Deklarasi Resmi: Acara akan dihadiri oleh 514 pengurus daerah dan 1.124 pengurus dari 38 provinsi, menandakan kesiapan struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
- Fondasi Kelembagaan: Partai telah membentuk 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), sebuah pencapaian yang menunjukkan keseriusan membangun basis politik yang merata.
- Dukungan Politik: Dalam deklarasi ini, Gema Bangsa akan menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden 2029, sebuah langkah yang menegaskan arah politik partai sejak dini.
- Visi Partai: Mengusung gagasan desentralisasi politik, dengan menekankan bahwa kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat, bukan ditentukan oleh elite politik. Visi ini diharapkan menjadi jawaban atas tuntutan demokratisasi yang lebih partisipatif.
- Peserta Deklarasi: Selain pengurus, acara ini juga akan dihadiri oleh perwakilan partai politik lain, aktivis, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan organisasi lintas sektor, menjadikan deklarasi ini sebagai ajang konsolidasi lintas kelompok.
Deklarasi Partai Gema Bangsa bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk meneguhkan eksistensi di panggung politik menjelang Pemilu 2029. Dukungan terhadap Prabowo Subianto memperlihatkan upaya partai ini untuk menyelaraskan diri dengan kepemimpinan nasional yang sedang berjalan, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi politik jangka panjang.
Gagasan desentralisasi politik yang diusung partai ini berpotensi memicu perdebatan publik, terutama terkait mekanisme pemilihan kepala daerah. Jika diwujudkan, gagasan tersebut dapat mengubah dinamika politik lokal, memperkuat legitimasi rakyat, sekaligus mengurangi dominasi elite dalam menentukan arah pemerintahan daerah.
Dengan struktur organisasi yang sudah terbentuk di seluruh provinsi, Gema Bangsa tampak serius membangun basis massa yang luas. Kehadiran ribuan pengurus dalam deklarasi ini menjadi simbol kesiapan partai untuk bersaing, sekaligus mengirim pesan bahwa mereka bukan sekadar partai baru, melainkan kekuatan politik yang ingin diperhitungkan.












