Santri Kota Bandung Unjuk Gigi! Porsadin IX Resmi Dibuka, Erwin: Terus Berkarya dan Junjung Sportivitas

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat memberikan sambutan sekaligus melakukan penyematan pada Acara Pembukaan Porsadin (Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Takmiliyah) ke-IX Tingkat Kota Bandung pada hari Sabtu (3/10/2026).

Wapenja.com/Bandung — Bakat santri Kota Bandung kembali mendapat panggung. Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Takmiliyah (Porsadin) ke-IX tingkat Kota Bandung resmi digelar, Sabtu (3/10/2026).

Pembukaan Porsadin berlangsung meriah di Pondok Pesantren Cijawura Margasari, Jalan Margasari Nomor 221 A, Kecamatan Buahbatu.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, hadir langsung dalam pembukaan. Ia memberikan sambutan sekaligus melakukan penyematan kepada peserta dalam rangkaian seremoni kegiatan.

Bukan sekadar adu kemampuan untuk menjadi juara, Porsadin IX menjadi panggung bagi para santri dari berbagai Diniyah Takmiliyah untuk menunjukkan bakat mereka di bidang olahraga dan seni.

Antusiasme peserta pun mendapat perhatian Erwin.

Ia mengaku bangga melihat semangat para santri yang datang dari berbagai lembaga diniyah untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Menurut Erwin, Porsadin memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada santri untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter.

“Melihat antusiasme para santri dari berbagai Diniyah Takmiliyah yang hadir untuk berkompetisi dalam bidang olahraga dan seni membuat saya bangga,” ujar Erwin.

Tak berhenti pada kompetisi, Porsadin juga diharapkan menjadi ajang memperkuat persaudaraan.

Pertemuan para santri dari berbagai lembaga diniyah di Kota Bandung menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus membangun semangat kebersamaan.

Porsadin IX diselenggarakan DPC FKDT Kota Bandung. Pelaksanaannya turut didampingi Dinas Pendidikan, Bagian Kesra, Camat Buahbatu, dan Lurah Margasari.

Dukungan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendorong pengembangan pendidikan diniyah di Kota Bandung.

Erwin pun menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan.

“Semoga ajang ini melahirkan generasi santri yang unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi. Teruslah berkarya dan junjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Dengan semangat kompetisi dan persaudaraan yang dibangun, Porsadin IX diharapkan mampu menjadi ruang bagi para santri untuk terus berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik lembaga masing-masing.