Hari Bhayangkara ke-80: Mantan Kapolda Jabar, Anton Charliyan Sambut Rapor Hijau Polri dengan Pesan Humanis

Irjen Pol. (Purn.) Dr. Anton Charliyan, M.P.K.N., mantan Kapolda Jawa Barat sekaligus Sesepuh Ketua Umum Majelis Adat Sunda berfoto bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (red/ist)

Wapenja.com/Bandung – Selasa, 1 Juli 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Korps Bhayangkara yang merayakan Hari Bhayangkara ke-80. Di tengah suasana penuh kebanggaan, Irjen Pol. (Purn.) Dr. Anton Charliyan, M.P.K.N., mantan Kapolda Jawa Barat sekaligus Sesepuh Ketua Umum Majelis Adat Sunda, menyampaikan dukungan terbuka atas capaian kepolisian yang dinilai semakin matang dalam melayani bangsa.

Anton Charliyan menegaskan bahwa hasil survei Litbang Kompas periode April 2026, yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri melonjak hingga 82,4% dari 76,2% pada tahun sebelumnya, adalah “rapor hijau” sekaligus kado terindah di usia ke-80 institusi. “Ini bukti nyata reformasi kultural Polri berjalan baik. Harapan saya, Polri harus selalu dekat dengan masyarakat agar melekat di hati rakyat sebagai pelindung yang humanis,” ujarnya penuh wibawa.

Selain kepercayaan publik, indikator citra positif Polri juga meningkat dari 64,4% menjadi 71,5%, sementara indeks kepuasan pelayanan masyarakat naik dari 65,1% menjadi 67,6%. Anton menekankan agar Polri tidak terlena dengan pencapaian ini, melainkan terus memperbaiki sikap di lapangan. “Indikator pelayanan harus ditingkatkan. Polri harus lebih responsif, ramah, dan santun. Jangan lagi tampil arogan sebagai penguasa,” pesannya.

Data survei juga memperlihatkan lonjakan skor profesionalitas layanan publik dari 7,76 menjadi 8,37 hanya dalam enam bulan. Hampir seperempat responden mengaku puas atas interaksi langsung dengan polisi, mulai dari pengurusan dokumen hingga patroli jalan raya.

Dukungan moral dari tokoh senior sekelas Anton Charliyan menjadi dorongan penting bagi generasi penerus Polri. Ia menutup pesannya dengan peringatan agar kepolisian tetap tegak lurus menjaga stabilitas nasional dan menegakkan keadilan demi kepentingan rakyat. “Semoga capaian ini menjadi pemacu semangat, bukan alasan untuk berpuas diri,” pungkasnya.

Momentum emas Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang dipercaya rakyat Indonesia.