Wapenja.com/Kota Bogor – Walikota Bogor Dedie A. Rachim resmi melantik dua pejabat baru di struktur direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada hari Jumat (27/03), di Aula Sri Bima Balaikota Bogor. Muzakkir dan Dani Rakhmawan masing-masing menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Pelayanan (Bispel) serta Direktur Operasional (Dirop), dengan tugas utama mempercepat pelayanan air bersih dan mengawal proyek strategis nasional.
Pelantikan ini mengambil langkah cepat setelah Pemerintah Kota menerima tembusan surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sebelumnya diajukan melalui Gubernur Jawa Barat. “Setelah proses seleksi yang telah dilakukan, saya segera meminta pelaksanaan pelantikan agar operasional perusahaan tidak terhambat,” ujar Dedie dalam sambutannya.
Prioritas utama bagi direksi baru adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota yang direncanakan beroperasi pada 2027. Proyek kolaborasi antara Dinas PUPR Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan ini akan mendapatkan dukungan pembiayaan dari pusat, sehingga diperlukan percepatan proses teknis dan penganggaran pada tahun ini.
Selain infrastruktur, manajemen baru juga dituntut untuk meningkatkan kinerja finansial Perumda Tirta Pakuan yang merupakan salah satu BUMD sehat di kota ini, dengan nilai aset hampir Rp800 miliar sebelum valuasi. “Kita harus meningkatkan KPI, menyelesaikan tata aset, dan menuntaskan permasalahan penyertaan modal pemerintah agar kontribusi terhadap PAD semakin optimal,” tegas Walikota.
Saat ini, layanan air bersih Tirta Pakuan telah menjangkau sekitar 72% masyarakat Kota Bogor. Dedie berharap kombinasi kepemimpinan Muzakkir dan Dani Rakhmawan dapat meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan tersebut.
Meskipun demikian, satu jabatan direktur masih belum terisi. Pemerintah Kota akan segera berkonsultasi kembali dengan Kemendagri untuk memastikan apakah perlu seleksi ulang atau menggunakan nama-nama yang telah lolos tahap penyeleksian sebelumnya.
Sebagai tambahan, Walikota juga menekankan pentingnya penguatan spiritual bagi seluruh karyawan. Ia telah berkoordinasi dengan Ketua MUI untuk memberikan pembinaan mental, mengingat beban kerja yang cukup berat di lingkungan perusahaan. “Dengan penguatan spiritualitas, saya yakin seluruh jajaran akan lebih bersemangat melayani masyarakat,” pungkasnya.
Dua Direksi Perumda Tirta Pakuan Dilantik, Siap Wujudkan IPAL Skala Kota dan Tingkatkan Kinerja BUMD












