Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

WAPENJA.COM, SERANG – Warga Kampung Cigerem, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Melakukan Aksi simbolik menanam pohon pisang di sejumlah titik Jalan rusak yang sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan.

‎Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan infrastruktur oleh pihak terkait atau pemeritah kota Serang.

‎Berdasarkan pantawan di lapangan, Jalan yang menjadi akses utama warga kini justru membahayakan, Lubang jalan semakin menganga, hingga genangan air saat hujan menutupi logakan.

‎Salah satu Anggota Gerakan Pemuda Masyarakat Pabuaran (GEMPUR), Muhidin, mengaku kondisi jalan semakin parah saat musim hujan. Lubang yang tertutup air kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara motor.

‎“Aktivitas warga pun terganggu, mulai dari berangkat kerja, sekolah, hingga keperluan sehari-hari lainnya” ujarnya muhidin kepada wartawan (17/2/2026).

‎Ia mengatakan, sebelunya jalan ini sudah dilaporkan dan di ajukan naun beum ada tindakan kongkrit dari pemerintah.

‎“Kerusakan jalan ini sudah lama kami laporkan, tapi belum ada penanganan serius. Kami tanam pohon pisang supaya lubangnya terlihat jelas dan tidak memakan korban, apalagi kalau hujan,” tutur Muhidin

‎Ia menambahkan, langkah tersebut terpaksa dilakukan sebagai peringatan agar kondisi jalan tidak terus diabaikan.

‎“Warga berharap aksi ini bisa membuka mata pemerintah daerah untuk segera turun tangan” katanya.

‎Masyarakat Kampung Cigerem meminta Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

‎“Mereka menegaskan, jalan yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar publik yang tidak seharusnya terus ditunda,” pungkasnya.***