Tanah Longsor Arjasari Kab. Bandung: Tiga Warga Belum Ditemukan

Wapenja.com – Berita terbaru dari Kabupaten Bandung melaporkan bahwa terjadi tanah longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari pada Jumat sore, 5 Desember 2025 sekitar pukul 16.50 WIB. Longsor ini menimbun tiga warga setempat: Aisyah (60 tahun), Citra (20 tahun), dan Alfa (11 tahun).

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, kepolisian, dan TNI masih melakukan pencarian hingga Sabtu, 6 Desember. Operasi berlangsung siang dan malam dengan sistem bergantian untuk menjaga stamina petugas.

Pencarian sempat terhambat oleh curah hujan tinggi, akses jalan yang sempit, serta kondisi tanah yang masih labil sehingga berisiko longsor susulan.

Alat berat sudah siaga di jalan raya, namun belum bisa masuk ke lokasi karena jalur menuju titik longsor hanya berupa jalan setapak yang licin dan terjal.

Sebanyak 7 rumah terdampak, dengan 2 di antaranya rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi. Warga yang rumahnya rusak ringan sementara mengungsi ke rumah kerabat dan posko darurat.

Seorang korban selamat, Ridwan (15 tahun), berhasil dievakuasi meski mengalami patah tulang kaki kiri. Ia segera dibawa ke RS Welas Asih untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pemetaan lokasi pencarian dilakukan dengan bantuan drone termal untuk mendeteksi titik panas tubuh manusia di bawah timbunan tanah.

Data BMKG menunjukkan hujan ringan sebelum longsor, namun meningkat menjadi sangat lebat setelah pukul 17.50 WIB, yang memperparah kondisi lapangan.

Warga sekitar mendirikan posko darurat di balai desa untuk menampung pengungsi dan menyediakan logistik.

Relawan dari berbagai organisasi lokal ikut membantu distribusi makanan, selimut, dan obat-obatan.

Suasana di lokasi masih penuh kecemasan, terutama keluarga korban yang menunggu kabar dari tim pencarian.

Tanah longsor di wilayah Bandung selatan bukan hal baru. Kondisi geografis berupa perbukitan dengan tanah yang relatif gembur membuat kawasan ini rawan bencana, terutama saat musim hujan. BMKG sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai angin kencang di Jawa Barat.