Perkuat Pembinaan, Budaya Sekolah, dan Sinergi dengan Dunia Industri
Wapenja.com/Bandung — SMK Bina Warga Bandung yang beralamat di Jl. Buah Batu No. 135, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, menerima kunjungan resmi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII Provinsi Jawa Barat, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., pada hari Kamis, 26 November 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan, pemantauan mutu, dan penguatan tata kelola pendidikan di sekolah-sekolah vokasi wilayah Kota Bandung.
Kedatangan KCD disambut langsung oleh Kepala SMK Bina Warga Bandung, Dr. Nendi Sugandi, S.Pd., M.Pd., jajaran wakil kepala sekolah, guru, serta siswa yang telah menantikan kehadiran beliau sejak siang hari. Meskipun hujan mengguyur area sekolah, suasana penyambutan tetap berlangsung meriah dengan penampilan tarian seni dari para siswa dan dukungan pihak yayasan.
Apresiasi dan Arahan KCD Wilayah VII
Dalam kunjungannya, Asep Yudi memberikan apresiasi terhadap komitmen SMK Bina Warga Bandung dalam mengembangkan layanan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“SMK Bina Warga memiliki potensi besar, baik dari sisi kompetensi keahlian maupun semangat para gurunya. Yang paling penting, sekolah harus terus mengupayakan kualitas pembelajaran yang relevan agar lulusan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Asep Yudi.
Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi pendidikan vokasi agar sekolah mampu menjadi pusat lahirnya generasi yang berkualitas.
“Kami ingin memastikan seluruh SMK di wilayah VII mampu menjadi tempat tumbuhnya pembelajar yang kreatif, percaya diri, serta memiliki karakter kuat. Pendidikan bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi tentang menyiapkan masa depan,” imbuhnya.
Dalam wawancara khusus dengan wapenja.com, Dr. Nendi menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah vokasi.
“Alhamdulillah, hari ini merupakan hari yang berbahagia dan spesial bagi kami. SMK Bina Warga Bandung dikunjungi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII. Para guru dan siswa sudah menantikan kehadiran beliau sejak pukul 12 siang. Meskipun hujan, antusiasme kami tidak berkurang. Kami menyiapkan penyambutan berupa tarian kreativitas siswa dan kehadiran pihak yayasan turut menambah kekhidmatan acara,” ujar Dr. Nendi.
Ia juga menilai materi pembinaan sangat komprehensif dan memberi perspektif baru bagi manajemen sekolah.
“Materi pembinaan sangat bagus. Paparan dimulai dari manajemen sekolah, peran para wakasek, sarana-prasarana, hingga kultur pendidikan secara menyeluruh. Penyampaiannya sangat jelas dan terarah,” imbuh Dr. Nendi.
Dr. Nendi menyampaikan ketertarikan terhadap program-program yang dipaparkan KCD dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya.
“Saya sangat tertarik dengan program-program dari Bapak KCD. Kami akan mengidentifikasi bersama tim dan mencoba menerapkannya, baik dalam budaya ruang guru, tata kelola pembelajaran, maupun evaluasi kinerja guru. Insyaallah akan kami laksanakan secara bertahap,” jelasnya.
Kepala sekolah menutup dengan harapan atas pembinaan yang lebih intensif di masa mendatang. “Kami berharap kunjungan seperti ini dapat dilakukan secara rutin. Dengan demikian, sekolah—baik negeri maupun swasta—merasa diakui dan didukung. Terutama sekolah swasta yang juga memiliki peran penting dalam pendidikan di Jawa Barat,” tutupnya.
Kunjungan ini turut dihadiri jajaran wakil kepala sekolah yang berperan dalam memaparkan perkembangan sekolah:
- Sri Mulyati, M.Pd. – Wakasek Kurikulum
- Ruddi Subandi, S.Kom. – Wakasek Kesiswaan
- Etin Yuliatin, S.Pd. – Wakasek Hubungan Industri (Hubin)
- Erik Krisnandi, S.Ak. – Wakasek Sarana dan Prasarana (Sarpras)
Salah satu wakasek menyampaikan bahwa pembinaan dari KCD memberikan ruang komunikasi yang lebih terbuka.
“Pembinaan ini membuka ruang dialog dua arah sehingga sekolah dapat menyampaikan kebutuhan, tantangan, dan progres secara transparan kepada KCD,” ujarnya.
Guru SMK Bina Warga Bandung menilai bahwa kunjungan KCD memberikan apresiasi moral bagi tenaga pendidik.
“Kami merasa dihargai dan termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi. Kunjungan seperti ini mengingatkan kami akan pentingnya konsistensi dan kesabaran dalam proses mendidik,” ungkap salah satu guru.
Kunjungan KCD Wilayah VII ke SMK Bina Warga Bandung menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan dunia industri. Sekolah ditegaskan kembali sebagai tempat tumbuhnya pembelajar—baik siswa maupun guru.
Dengan pembinaan berkelanjutan, komunikasi yang terbuka, serta dukungan yang konsisten dari pemerintah, pendidikan vokasi di Jawa Barat diharapkan mampu melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.












