Wapenja.com/Kab. Bandung — Sorotan sepak bola Asia Tenggara akan mengarah ke Kabupaten Bandung. Stadion Si Jalak Harupat (SJH) resmi ditetapkan FIFA sebagai salah satu venue penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September hingga 2 Oktober 2026.
Penunjukan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bandung untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar pertandingan bertaraf internasional. Stadion yang berada di kawasan Soreang itu akan menjadi salah satu panggung pertandingan Grup B dalam turnamen tersebut.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut penetapan Si Jalak Harupat sebagai venue dengan rasa bangga. Ia memastikan pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar pelaksanaan pertandingan berjalan aman, nyaman, dan meriah.
Tak hanya mengandalkan kesiapan pemerintah daerah, Dadang juga mengajak berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam menyambut gelaran tersebut. ASN, pelajar, masyarakat umum hingga bobotoh diharapkan datang langsung ke stadion untuk memberikan dukungan dan menciptakan atmosfer pertandingan yang semarak.
Dukungan terhadap kesiapan Si Jalak Harupat juga datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia mengapresiasi kondisi stadion yang dinilai telah memenuhi standar internasional untuk menggelar pertandingan sepak bola.
Erick bahkan melontarkan sebutan “Bupatinya gila bola” kepada Dadang Supriatna. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menggambarkan komitmen Bupati Bandung dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan sepak bola di daerah.
Dengan ditetapkannya Si Jalak Harupat sebagai salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026, Kabupaten Bandung kini bersiap menyambut kedatangan tim, pemain, serta pencinta sepak bola dari berbagai daerah.
Bukan sekadar menjadi tempat pertandingan, gelaran ini menjadi kesempatan bagi Kabupaten Bandung untuk memperlihatkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah yang ramah, aman, tertib, dan mampu menghadirkan atmosfer sepak bola yang meriah.












