Wapenja.com/Bogor – Sabtu malam (5/7/2026), Kampung Sawah RT 01 RW 07 Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, berubah menjadi lautan cahaya obor yang beriringan menyusuri jalan kampung. Pemuda-Pemudi IPPKAS bersama masyarakat setempat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H dengan penuh semangat melalui pawai obor, Tabligh Akbar, dan santunan anak yatim-piatu.



Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, ikut serta dalam pawai obor yang menjadi simbol cahaya hijrah dan semangat kebersamaan. Dentuman bedug dan lantunan shalawat mengiringi langkah peserta, menambah khidmat suasana malam pergantian tahun Hijriah. Kehangatan kebersamaan terasa nyata ketika warga dari kampung sekitar turut bergabung, menjadikan acara ini sebagai momentum silaturahmi lintas wilayah.

Usai pawai, kegiatan berlanjut dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan tausiah penuh makna. Sang penceramah menekankan pentingnya menjadikan 1 Muharram sebagai titik refleksi untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Pesan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik menggema di tengah jamaah, mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar perayaan, melainkan panggilan untuk perubahan.
Sebagai bentuk nyata kepedulian, Pemuda IPPKAS menyalurkan santunan kepada anak yatim-piatu di wilayah RW 07. Keharuan menyelimuti suasana ketika anak-anak menerima bantuan, menjadi simbol kasih sayang dan solidaritas warga. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias juga membawa berkah bagi pelaku UMKM lokal, yang merasakan peningkatan penjualan berkat keramaian acara.
Perwakilan Pemuda IPPKAS menegaskan komitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap peringatan hari besar Islam. “Insya Allah, tradisi ini akan terus kami jaga agar silaturahmi tetap terjalin, kebersamaan semakin kuat, dan keberkahan senantiasa hadir di tengah masyarakat,” ujarnya penuh harap.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan hidup di tahun baru 1448 Hijriah. Malam itu, Kampung Sawah tidak hanya diterangi obor, tetapi juga oleh semangat ukhuwah Islamiyah yang menyatukan hati warga Pandansari. (uday firansyah)












