Wapenja.com/Rancaekek, Kab. Bandung – Jam baru menunjukkan pukul 18.00, hujan lebat mengguyur sebentar saja, tapi dampaknya luar biasa parah! Hampir seluruh wilayah Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, kembali berubah menjadi lautan air, Jumat (22/05/2026). Apakah ini bencana alam murni? TIDAK! Ini jelas bencana akibat kelalaian dan kesalahan tata kelola pemerintah daerah!
Fakta berbicara keras: Jalan-jalan yang dulunya memang langganan banjir, kini sudah ditinggikan melalui proyek pembangunan. Tapi apa hasilnya? Bukannya aman, air hujan malah tidak punya tempat mengalir, terhalang oleh jalan yang lebih tinggi, lalu meluap dan menyerbu pemukiman warga di sekitarnya!
Pertanyaannya mengapa? Jawabannya sangat sederhana tapi menyakitkan: Pemerintah Kabupaten Bandung hanya sibuk mengerjakan proyek fisik peninggian jalan, tapi sama sekali menutup mata terhadap nasib saluran air! Parit dan drainase yang ada tetap dangkal, tidak pernah diperdalam, tidak pernah diperlebar, seolah tidak dianggap ada.
Sungguh ironis! Uang rakyat dipakai untuk meninggikan jalan, tapi lupa satu hal paling mendasar: sistem pembuangan air. Akibatnya, setiap kali hujan turun sedikit saja, air tidak tertampung, tidak mengalir, dan akhirnya merampas kenyamanan serta keselamatan warga Rancaekek Kencana.
Di mana solusi nyata? Di mana tanggung jawab aparat? Apakah warga harus terus-menerus menjadi korban dari proyek yang setengah jadi dan perencanaan yang asal-asalan ini? Banjir ini bukan lagi soal cuaca, tapi bukti nyata ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah yang sudah berlarut-larut!












