Kerja Sama 4 Tahun: Pengelolaan Sampah di Desa Cijayanti Berdayakan Warga dan Jaga Lingkungan  

Wapenja.com/Cijayanti, Kab. Bogor – Pengelolaan sampah di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kini berjalan lebih terstruktur dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga. “Program ini merupakan hasil kerja sama antara pihak desa dengan pemilik tanah pribadi yang sudah berlangsung selama empat tahun berturut-turut, dengan lokasi pengelolaan berdiri di atas tanah sewaan dari mitra tersebut,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Omay ketika di mintai keterangannya pada hari Minggu (10/05/2026).

“Sebelumnya, pengelolaan sampah dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kini, kegiatan tersebut diteruskan dan dikelola oleh Kopi Lino, singkatan dari Komunitas Pencinta Lingkungan Hidup,” lanjut Sekdes Omay.

Cakupan pelayanannya cukup luas, meliputi 489 Kepala Keluarga serta 53 perusahaan kuliner yang ada di wilayah Kampung Pasir Karet dan sekitarnya. Seluruh sampah dari warga maupun pelaku usaha dikumpulkan dan ditampung di lokasi pusat pengolahan ini.

Proses pengelolaan dilakukan dengan pemilahan secara teliti. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dipisahkan dan dijual, dengan hasil pendapatannya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Sementara itu, sampah organik diolah menjadi pupuk organik, dan sebagian lagi dimanfaatkan sebagai pakan untuk pembiakan maggot, ayam, maupun bebek.

Sampah yang tidak layak diolah kembali akan dibakar, namun dengan aturan dan prosedur tertentu agar tidak mengganggu kenyamanan lingkungan. Pembakaran hanya dilakukan setiap hari mulai pukul 12.00 siang, sedangkan di pagi hari digunakan untuk proses pemilahan. Khusus untuk sampah berbahaya, pengelolaan diserahkan kepada mitra lain, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar penanganannya aman dan sesuai standar.

Saat ini, program ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 11 orang warga setempat. Mereka digaji harian dan bekerja dari pagi hingga pukul 20.00 WIB setiap harinya.

Omay berharap, keberadaan program ini dapat terus berkembang dan menjadi solusi atas masalah penumpukan sampah yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain itu, diharapkan pula kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan asri bagi seluruh warga desa.