Wapenja.com/Bandung – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026, Polrestabes Bandung telah mengambil langkah antisipasi dengan menyiagakan 1.500 personel gabungan. Pengamanan ini difokuskan pada titik-titik strategis, termasuk penyekatan di jalan tol dan jalur arteri, guna mengantisipasi potensi pergerakan massa buruh.
Meskipun hingga kini belum ada kepastian mengenai skala dan titik pasti aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh para buruh, aparat kepolisian tetap bersiaga penuh di lokasi-lokasi yang dianggap rawan potensi unjuk rasa. Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya Polrestabes Bandung untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan May Day.
Langkah penyekatan di jalan tol dan jalur arteri dilakukan untuk memantau dan mengendalikan mobilitas massa, serta mencegah potensi gangguan keamanan. Personel gabungan yang terdiri dari anggota Polrestabes Bandung dan unsur terkait lainnya akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan dan titik pantau.
Polrestabes Bandung mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para buruh, untuk melaksanakan peringatan May Day dengan tertib dan damai. Apabila ada kegiatan unjuk rasa, diharapkan dapat dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan bersama.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan perayaan May Day tahun ini berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti. Koordinasi dengan serikat buruh dan elemen terkait terus dilakukan untuk meminimalisir potensi gesekan dan memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik.












