Polsek Megamendug Amankan 30 Botol Miras, Tegas Jaga Kamtibmas Bogor

AKP Desi Triana, S.H., M.H., bersama jajarannya saat mengamankan sebanyak 30 botol minuman keras (miras) jenis Intisari dari tiga titik operasi di wilayah hukum Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Wapenja.com/Bogor – Kepolisian Sektor (Polsek) Megamendung berhasil mengamankan sebanyak 30 botol minuman keras (miras) jenis Intisari dari tiga titik operasi di wilayah hukum Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Operasi yang digelar sejak Sabtu malam hingga dini hari Minggu (14/3) merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah pesta miras, aksi tawuran, balap liar, hingga pergerakan genk motor.

Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan KRYD dilaksanakan setiap malam sebagai upaya menekan angka kriminalitas jalanan. “Kami akan terus melakukan patroli dan tindakan tegas terhadap pelanggaran kamtibmas, termasuk penyalahgunaan minuman keras oleh anak-anak di bawah umur,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada sekelompok anak muda yang tengah nongkrong di sebuah kafe agar tidak terlalu larut berada di luar rumah. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 jika menemukan gangguan kamtibmas atau tindak kriminalitas.

AKP Desi menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. “Dengan koordinasi yang baik, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat terus dijaga, dan setiap potensi kriminalitas bisa dicegah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Hamzah, S.H., mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan ke pihak kepolisian jika menemukan indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO), termasuk perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar tanpa payung hukum resmi.

Kegiatan KRYD ini diharapkan mampu menghadirkan rasa aman bagi warga, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.