Wapenja.com/Cimahi — SMK Kesehatan Bakti Kencana Cimahi resmi menggelar Festival Bahasa, Seni, Budaya, dan Teknologi (FABST) 2025 untuk pertama kalinya pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan kreativitas siswa dalam bidang kebahasaan, seni, budaya, serta teknologi.
Sekolah yang beralamat di Jl. Encep Kartawiria No. 91, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi tersebut menyelenggarakan FABST 2025 dengan konsep terpadu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di panggung utama lapangan sekolah untuk penampilan seni dan pertunjukan, serta di beberapa ruang kelas untuk lomba berbasis literasi dan teknologi.
Kegiatan FABST 2025 turut dihadiri Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., yang sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para juara pada masing-masing mata lomba. Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada SMK Kesehatan Bakti Kencana Cimahi serta para siswa yang telah mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam program unggulan sekolah.

Ketua Pelaksana FABST 2025, Rika Suryani Sopiantini, S.Pd., menjelaskan bahwa festival ini bertujuan menyelaraskan peran bahasa dan teknologi yang telah menjadi bagian dari keseharian siswa, sekaligus meningkatkan antusiasme mereka dalam kedua bidang tersebut.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengekspresikan minat, bakat, dan hobi mereka, serta melatih keberanian dan meningkatkan rasa percaya diri,” ujarnya.

FABST 2025 diikuti oleh 172 siswa kelas X dan XI, atau hampir setengah dari total siswa pada jenjang tersebut. Sebanyak 14 mata lomba digelar dan dibagi ke dalam dua sesi pelaksanaan.
Pada sesi pertama, lomba yang diselenggarakan meliputi Baca Puisi, Story Telling, News Reading Contest, Cipta Puisi, Ngadongeng, Poster Digital, dan Solo Vokal.
Sementara pada sesi kedua, peserta mengikuti lomba Cipta Cerpen, Monolog, Kahoot Quiz Battle, Tari Jaipong, Menulis Esai, Aksara Sunda, serta Rodoku (Bahasa Jepang).

Selain perlombaan, FABST 2025 juga dirangkaikan dengan Bazar P5 Kearifan Lokal yang menjadi bagian dari penilaian rapor siswa. Bazar ini dikreasikan oleh siswa kelas XI dengan menghadirkan beragam kuliner khas daerah, di antaranya dari Sulawesi, Makassar, Cimahi, Cianjur, dan Tasikmalaya.
Kepala SMK Kesehatan Bakti Kencana Cimahi, Shofa Krisna Munandar, S.Kep., M.M., mengapresiasi terselenggaranya festival perdana tersebut serta tingginya partisipasi siswa.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat yang telah menyempatkan waktu untuk hadir, dan berharap kegiatan FABST 2025 dapat menjadi momentum penguatan program unggulan serta kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan KCD Wilayah VII.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk sejumlah sponsor yang turut menyukseskan acara. Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui pemberian hadiah bagi para pemenang lomba. Juara I, II, dan III pada setiap mata lomba memperoleh piala, piagam penghargaan, serta bingkisan dari sponsor sebagai bentuk apresiasi atas prestasi siswa.
Kegiatan ini melibatkan guru Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, serta guru Digital sebagai pendamping. Untuk penjurian, sebagian besar berasal dari internal sekolah dengan dukungan pembina ekstrakurikuler pada cabang lomba tertentu.
Salah seorang peserta, Tashaufi Ainun Rahmantie, siswa kelas XI Farmasi C, mengaku sangat antusias mengikuti FABST 2025.
“Kegiatannya sangat seru dan menyenangkan karena kami bisa mengekspresikan minat, bakat, dan hobi. Saya jadi lebih percaya diri,” tuturnya. Ia juga mengapresiasi pihak sekolah. “Terima kasih kepada sekolah yang sudah menyelenggarakan festival ini. Semoga ke depannya bisa kembali digelar dengan lebih seru,” tambahnya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi serta dukungan dari berbagai pihak, FABST 2025 diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai wadah kreativitas, penguatan literasi, dan pembentukan karakter siswa SMK Kesehatan Bakti Kencana Cimahi di masa mendatang.












