Wapenja.com/Bandung — Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat, Asep Yudi Mulyadi, S.STP., M.A.P., melakukan kunjungan pembinaan ke SMA YWKA Bandung yang beralamat di Jalan Elang II No. 3, Kota Bandung, Jawa Barat, sekaligus membuka kegiatan Diseminasi Pembelajaran Mendalam (PM) yang dilaksanakan pada Selasa–Rabu, 23–24, bertempat di Aula SMA YWKA Bandung. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi penyelenggara pendidikan, mensosialisasikan program Gubernur Jawa Barat, serta membahas tantangan dan dinamika pendidikan di satuan pendidikan.
Dalam arahannya, KCD Wilayah VII menekankan pentingnya keselarasan pemahaman antara seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, hingga guru, dalam menjalankan kebijakan pendidikan. Selain sosialisasi program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat—termasuk Pancawaluya—kunjungan ini juga menjadi momentum refleksi bersama untuk menjaga marwah pendidikan serta menegaskan kembali tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing bidang. Penguatan tata tertib sekolah dan tata tertib kelas turut menjadi perhatian sebagai fondasi terciptanya lingkungan belajar yang tertib, aman, dan kondusif.
Pada kesempatan tersebut, Asep Yudi Mulyadi juga memberikan motivasi kepada SMA YWKA Bandung agar mampu memiliki dan mengembangkan program-program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah. Menurutnya, keberadaan program unggulan sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, membangun kepercayaan masyarakat, serta memperkuat daya saing sekolah.
Kepala SMA YWKA Bandung, Syarif Hasanudin, S.Pd., Gr., MM., menyampaikan apresiasi atas motivasi dan arahan yang diberikan. Ia menilai dorongan untuk menghadirkan program unggulan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sekolah untuk terus berinovasi.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen sekolah, termasuk dalam merancang dan mengembangkan program unggulan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter peserta didik,” ujarnya.
Para wakil kepala sekolah SMA YWKA Bandung sepakat bahwa kunjungan dan pembinaan KCD Wilayah VII memberikan penguatan nyata bagi pengelolaan sekolah di setiap bidang.
Wakasek Kurikulum Wilda Maulani, M.Pd., Gr., menegaskan pentingnya pemantauan menyeluruh terhadap aktivitas pembelajaran dan pengajaran guru guna meminimalisir kekurangan serta meningkatkan kualitas layanan akademik, sekaligus mempersiapkan sekolah menghadapi SPMB 2026.
Wakasek Sarana dan Prasarana Aam Amaliah Rahmat, S.Pd., Gr., M.Hum., menekankan pentingnya pengelolaan sarpras secara profesional melalui pendataan inventaris, revitalisasi gedung, perbaikan fasilitas, dan penyusunan SOP demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, dan aman.
Sementara itu, Wakasek Humas Ade Irma Marliah, S.Pd., Gr., menyoroti pentingnya penguatan jejaring dan pelayanan dengan Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan Jawa Barat, lingkungan sekitar, serta orang tua siswa, sekaligus kesiapan sekolah menghadapi perubahan kurikulum, perkembangan teknologi, pergeseran karakter peserta didik, dan persaingan antarsekolah dengan menumbuhkan pola pikir bertumbuh.
Kegiatan Diseminasi Pembelajaran Mendalam (PM) yang berlangsung selama dua hari di Aula SMA YWKA Bandung tersebut diikuti oleh kepala sekolah, para wakasek, dan guru dengan suasana kondusif, interaktif, dan penuh antusiasme. Diskusi berlangsung aktif melalui pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta refleksi praktik pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Setelah berkunjungan dan pembinaan ini, SMA YWKA Bandung berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh arahan KCD Wilayah VII secara terintegrasi di setiap bidang, termasuk dalam merancang dan mengembangkan program-program unggulan sekolah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat mutu pendidikan serta menjadikan SMA YWKA Bandung sebagai sekolah yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang.












